LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus berupaya untuk merapatkan kesenjangan capaian vaksinasi antara dosis pertama dengan dosis kedua.

Salah satu upaya memangkas jarak dosis pertama dan kedua yaitu dengan menambah jumlah tenga kesehatan (Nakes).

Google search engine

Saat ini capaian vaksinasi di Lotim untuk dosis pertama ialah 75 persen. Sedangkan dosis kedua baru mencapai 45,75 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim, H Pathurrahman menyebutkan, selain gencar dan fokus melakukan vaksinasi dosis kedua untuk mempercepat capaian target. Penambahan Nakes, khususnya pada tenaga vaksinator pun akan ditambah.

“Kita akan menambah jumlah Nakes, utamanya tenaga vaksinator untuk mempercepat target dosis kedua,” terang Pathurrahman kepada wartawan, Selasa (7/12).

Adapun tambahan itu dari Rumah Sakit swasta dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selong. Selain itu, pengerahan sasaran kembali diaktifkan, dengan melibatkan jajaran pemerintah desa, kecamatan dan personil TNI Polri.

Dengan penambahan nakes serta diaktifkan kembali pengerahan sasaran, diharapkan vaksin dosis kedua bisa dicapai pada bulan Desember ini.

“Kita harap bisa mencapai 70 persen pada 25 Desember mendatang,” pungkasnya. (WR-sid)

BACA JUGA  Forkopimda Kompak, Gubernur NTB Puji Kampung Sehat
Artikulli paraprakStok Pupuk Bersubsidi di Lotim Tercukupi Pada Musim Tanam
Artikulli tjetërPasca Kegagalan Tetebatu, Sekda Lotim Akui Kurang Amenitas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini