LOMBOK TIMUR – Di hari perayaan HUT ke 22 Dharma Wanita Persatuan (DWP), penasehat DWP Lombok Timur, Drs. HM Juaini Taufik menekankan upaya memperbaiki Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Diterangkan Taufik, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2 Desember lalu, Lotim masih menempati posisi ke-8. Meskipun pertumbuhan IPM tahun ini meningkat lima kali lipat, yakni 0,54 berbanding 0,11 dari tahun sebelumnya.

Google search engine

Pada acara yang berlangsung di gedung Wanita Selong itu, Juaini Taufik yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur itu mengatakan bahwa Usia Harapan Hidup (UHH) sebagai salah satu faktor yang masih perlu diperbaiki.

“Di satu sisi banyak perempuan di Lotim yang hamil, namun sisi lain angka keguguran atau bayi meninggal jauh lebih banyak. Karena itu saya mengimbau DWP turut andil mewujudkan keluarga berkualitas dengan kehamilan yang direncanakan,” terangnya.

Keberhasilan Lotim yang berhasil meraih peringkat pertama dalam konvergensi penurunan stunting di tingkap provinsi NTB. Prestasi lainnya adalah keberhasilan Posyandu Keluarga di Labuhan Lombok sebagai terbaik ke – 2 tingkat Provinsi NTB. Lotim juga berhasil diraih Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). TPAKD Lotim menjadi yang terbaik nomor 3 se-Indonesia.

“Saya harap prestasi yang diraih semakin meningkat, tidak hanya dari peringkat melainkan juga jangkauan wilayahnya. Karena itu saya mengajak semua pihak untuk bersinergi dan bekerja sama, termasuk DWP dan organisasi perempuan lainnya,” katanya.

Sebelum merayakan puncak HUT ke – 22, berbagai kegiatan telah dilakukan DWP, seperti bimbingan teknis PAUD HI yang diikuti 38 orang yang merupakan Kepala TK Binaan DWP se-Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Selain itu diselenggarakan pula bimbingan teknis peningkatan keterampilan istri ASN dengan tema pengolahan makanan, meramaikan Car Free Day dengan senam jantung, bakti sosial, Lomba senam poco-poco, ziarah ke Makam Pahlawan.

BACA JUGA  Pelaku Curanmor di Anjani Nyaris Tewas Diamuk Massa

Resepsi HUT DWP yang mengangkat tema membangun ketahanan perempuan indonesia melalui ketahanan mental dan pemulihan bisnis UMKM, juga diisi penyerahan bantuan beasiswa untuk 4 orang anak yatim piatu yang berasal dari anggota Dharma Wanita Persatuan Lotim dan penyerahan hadiah kepada pemenang berbagai lomba, juga penampilan unit kreatif, inspiratif dan inovatif, serta penampilan anggota terbaik.

Kegiatan tersebut juga dimeriahkan penampilan DWP Unit BKPSDM Lotim dengan tarian tradisional ALUSIA dan Satpol PP Kab. Lotim yang berhasil menjadi juara dalam lomba senam poco-poco. (WR-sid)

Artikulli paraprakRakernas II : SMSI Diharapkan Jadi Media Masa Depan Indonesia
Artikulli tjetërSeorang WBP Lapas Selong Dapat Pembebasan Bersyarat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini