LOMBOK TIMUR – S (26) satu-satunya warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas IIB Selong, Lombok Timur (Lotim) mendapatkan pembebasan bersyarat (PB), pada Rabu (8/12).

S mendapatkan hak integrasi karena berkelakuan baik dan telah mengikuti program pembinaan yang ada di Lapas dengan sungguh-sungguh.

Google search engine

“S ini berkelakuan baik dan sudah mengikuti program pembinaan yang ada,” ungkap Kepala Lapas IIB Selong Lotim, Purniawal kepada wartawan, Rabu (8/12).

Dalam kesempatan itu, Kasubsi Registrasi dan Bimkemas, Ahmad Saepandi yang menyerahkan langsung surat bebas dan Surat Keputusan (SK) pembebasan bersyarat dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Disampaikan narapidana itu sudah melalui beberapa tahapan sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 03 Tahun 2018 tentang syarat dan tata cara pemberian remisi, asimilasi, cuti mengunjungi keluarga, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas dan cuti.

Diketahui, S dikenakan kasus perlindungan anak (UU No.35 Tahun 2014) dengan pidana penjara 6 tahun dan denda Rp. 1 Miliar.

Sementara itu, S mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kepala Lapas IIB Selong beserta seluruh jajaran yang sudah memberikan pembinaan dan bimbingan selama berada didalam Lapas.

“Layanan disini sangat baik, layanan yang diberikan juga tidak dipungut biaya apapun,” tutupnya. (WR-sid)

BACA JUGA  Pemda Sambut Hangat Kehadiran WVI
Artikulli paraprakSekda Lotim Tekankan Upaya Perbaikan IPM
Artikulli tjetërRetribusi Pasar di Lotim Tak Capai Target

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini