LOMBOK TIMUR – Pinjaman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Bank NTB Syariah sebesar Rp. 316 Miliar terpaksa ditunda pencairannya pada tahun 2021 ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, Drs. HM Juaini Taufik menerangkan bahwa komunikasi yang terjalin dengan PT. SMI, Pemkab Lotim diminta untuk menunggu. Tertundanya pencairan dana pinjaman itu disebutnya karena persoalannya berada diregulasi awal, dimana Pemda Lotim diminta untuk menggunakan tahun jamak atau multi year.

Google search engine

“Persoalannya itu berada diregulasi awal, kita dipersilahkan untuk menggunakan skema tahun jamak,” ungkap Juaini Taufik kepada wartawan, Jum’at (10/12).

Tapi konon sambungnya menurut rapat di Jakarta dengan kementerian Dalam Negeri dan Menteri Keuangan, bagi daerah yang belum melaksanakan itu yang sesuai dengan saran dari kementerian yang lain agar dilaksanakan di single tahun.

“Semua ini didorong di tahun jamak dan kita optimis, kita tinggal perbaiki Kerangka Acuan Kerja (KAK), yang semula KAK kita itu di tahun jamak. Tinggal kita perbaiki KAK kita supaya bisa jadi tahun tunggal,” katanya.

Begitu juga dengan pinjaman yang akan dilakukan pada Bank NTB Syariah. Prinsipnya katanya, peminjaman ini tidak boleh dilakukan pada tahun jamak. Disarankan untuk tahun tunggal.

“Dipending, alasannya karena pelaksanaan itu harus dalam satu tahun anggaran, tidak boleh dalam tahun jamak,” sebutnya.

Pinjaman belum cair sementara dalam RAPBD sudah masuk dalam sumber pinjaman, Sekda menjawab bahwa hal itu tidak akan berubah, yang terpenting sudah di setujui oleh DPRD.

Untuk peruntukan pinjaman itu sendiri tetap sama, tidak ada yang mengalami perubahan. Lebih untuk infrastruktur dan rumah sakit.

“Perencanaannya tidak berubah, hanya tahunnya aja yang digeser ke tahun tunggal,” tutupnya. (WR-sid)

BACA JUGA  Tenaga Medis di RSUD Soedjono Tidak Berkurang
Artikulli paraprakEmpat Raperda Disetujui, Gubernur NTB Nilai Produk Hukum Untuk Lindungi Masyarakat
Artikulli tjetërMusda III Forum CSR NTB, Gubernur Ingatkan Perusahaan Tidak Lupakan Kesejahteraan Sosial

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini