LOMBOK TIMUR – Sembilan orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Selong, Lombok Timur (Lotim) mendapat program asimilasi ke Lapas Terbuka Kelas IIB Lombok Tengah (Loteng).

Asimilasi itu diberikan sebagai bentuk penghargaan dan mewujudkan implementasi proses pemasyarakatan pada tahap medium.

Google search engine

Diungkapkan Kepala Lapas IIB Selong, Purniawal, program asimilasi merupakan proses pembinaan narapidana dan anak didik pemasyarakatan.

“Program ini dilaksanakan dengan membaurkan narapidana dan anak didik pemasyarakatan dalam kehidupan masyarakat,” terangnya kepada wartawan, Senin (13/12).

Dalam hal ini, Lapas terbuka secara khusus melaksanakan pembinaan lanjutan terhadap narapidana pada tahap asimilasi, yaitu dengan masa pidana antara 1/2 sampai dengan 2/3 dari masa pidana yang harus dijalani oleh narapidana yang bersangkutan.

Melalui pembinaan yang diberikan, diharapkan dapat membentuk karakter yang lebih baik lagi terhadap WBP.

“Kita harapkan WBP ini kembali menjadi warga masyarakat yang baik yang menyadari segala kesalahannya yang lebih produktif, berdayaguna dan bermanfaat bagi masyarakat sehingga dapat diterima kembali ke dalam masyarakat tempat tinggalnya nanti,” ujar Purniawal. (WR-sid)

BACA JUGA  Bupati Lotim Hadiri Pencanangan GSPN di Gili Petagan, Sambelia
Artikulli paraprakLotim Peringkat Enam Progres Vaksinasi se-NTB
Artikulli tjetërDistan Lotim Bagikan Mesin Perontok Padi Kepada Buruh Tani

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini