LOMBOK BARAT – Warga Lingsar, Lombok Barat digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas terapung di Sungai kawasan Hutan Masyarakat tepatnya di Dusun Batu Rimba, Desa Persiapan Reban Madani, Kecamatan, Lingsar Kabupaten Lombok Barat (Lobar), pada Senin (13/12).

Berdasarkan keterangan Kapolsek Lingsar Iptu Ketut Artana, SH terkait penemuan mayat tersebut mengatakan, sesuai keterangan dari saksi-saksi salah satunya Ramidi yang bekerja sebagai penggarap hutan masyarakat sedang melintasi sungai di lokasi, melihat benda yang mencurigakan yang terlintas di lihatnya seperti bangkai hewan.

Google search engine

Selanjutnya, saksi mencoba mendekati untuk memastikan benda yang dilihatnya. Setelah didekati benda yang di lihatnya tersebut merupakan sesosok mayat yang diduga berjenis kelamin laki-laki.

“Saksi panik langsung memberitahukan dua rekannya yaitu Sahrim dan Heri untukkemudian peristiwa penemuan itu dilaporkannya kepada Kadus Batu Rimba Kamaludin,” tutur Artana.

Atas laporan tersebut Kapolsek Lingsar Iptu I ketut Artana, SH yang di dampingi Kanit Reskrim Polsek Lingsar Ipda I Gusti Baktiasa dan 4 anggota lainnya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan TP TKP.

“Kami sendiri ikut turun bersama anggota untuk melihat langsung yang di informasikan saksi,” ungkap Artana (14/12) di Polsek Lingsar.

Selanjutnya anggota Reskrim Polsek Lingsar berkoordinasi dengan SPKT Polresta Mataram serta menghubungi piket Identifikasi Polresta mataram guna melakukan olah TKP.

Sekitar pukul 18.00 Wita, lanjut Kapolsek Lingsar, unit Identifikasi tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya evakuasi bersama masyarakat setempat, hingga pukul 19.00 wita jenazah berhasil di evakuasi dari TKP yang selanjutnya di bawa menuju RS Bhayangkara untuk dilakukan visum luar.

Dari hasil pemeriksaan saksi dan olah TKP serta visum kemudian diketahui identitas korban bernama Ahmad Fauzal (53) warga Lingkungan Karang Buaye RT/RW : 05/092 Kelurahan Pagutan Timur Kecamatan Mataram Kota Mataram.

BACA JUGA  Lotim Peringkat Enam Progres Vaksinasi se-NTB

“Dari hasil Visum kuat dugaan korban meninggal karena hanyut terbawa Air,” pungkas Artana.

Selasa siang (14/12) Sekitar pukul 12.51 wita bertempat di Rumkit Bhayangkara Polda NTB jenazah diserah terimakan ke pihak keluarga korban untuk dikebumikan. (WR)

Artikulli paraprakBerkas Perkara ‘Polisi Tembak Polisi’ Masih P-19
Artikulli tjetërIKLAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini