LOMBOK TIMUR – Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Rumaksi Sj menerima Daftar Isian Penerimaan Anggaran (DIPA) petikan tahun 2022 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Selong, Lombok Timur. Tahun anggaran 2022 mendatang, Lotim mendapatkan dana transfer daerah sebesar Rp. 649,685 miliar dan dana untuk Satuan Kerja (Satker) sebesar Rp. 371, 692 miliar lebih. Total dana tersebut naik sebesar 6,9 persen dibanding tahun 2021 lalu.

Terkait penyerahan DIPA petikan tahun anggaran 2022, Rumaksi berharap agar seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) dapat segera bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Untuk itu koordinasi dan sinergi perlu ditingkatkan seperti halnya tema yang diangkat pada kegiatan tersebut, yaitu “Tingkatkan sinergi demi pertumbuhan ekonomi di Lotim”

Google search engine

Ditekankan kepada seluruh pimpinan OPD Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) agar berkonsultasi dan berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Kepolisian dan Kejaksaan Negeri.

“Konsultasi dan koordinasi dengan kejaksaan dan kepolisian. Ini itu sebagai bentuk kehati-hatian,” tekan Rumaksi.

Selain itu, diingatkan juga pentingnya segera melaksanakan berbagai kegiatan karena belanja pemerintah merupakan penggerak perekonomian rakyat.

Sementara itu, petikan diserahkan Kepala KPPN Selong, Yuspartinah. Dalam sambutannya, Yuspartinah menyampaikan sampai minggu kedua Desember, KPPN Selong selaku kuasa bendahara umum negara telah mencairkan 97,67 persen belanja Satker kementerian/lembaga dan menyalurkan dana transfer daerah di wilayah Lotim atau senilai Rp. 932,997 miliar lebih dari pagu Rp. 955,184 miliar. Ia merinci dana tersebut untuk belanja pegawai, belanja barang, serta belanja modal dan dana transfer daerah.

Menyinggung kondisi pandemi yang berdampak luas, Yuspartinah menyebut pihaknya mengapresiasi seluruh jajaran Satker Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah Lotim yang telah bekerja keras dalam proses pengelolaan keuangan negara sehingga program-program pemerintah dapat berjalan dengan baik.

BACA JUGA  Tersangka Proyek Pengerukan Dermaga Labuan Haji Mangkir Dari Pemeriksaan

“Realisasi anggaran Satker KPPN Selong yang mencapai 98% pada awal Desember sebagai bukti nyata komitmen KPA mendukung kebijakan Pemerintah,” sebutnya.

Diungkapkan pula perkembangan pengelolan keuangan negara di bidang teknologi informasi di tingkat kementerian/lembaga yang pesat. Terbukti implementasi SAKTI full modul, yaitu aplikasi yang mengintegrasikan proses pengelolaan anggaran mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban dan pelaporan. Selain aplikasi SAKTI, pengelolaan Uang Persediaan (UP) dapat dilakukan secara elektronik melalui sistem Market place dan Kartu Kredit Pemerintah (KKP).

Wujud apresiasi atas kinerja satker dalam implementasi pengelolaan dana UP dengan mekanisme pembayaran melalui Market place dan KKP selama tahun 2021 serta sinergi dan dukungannya dalam Hari Bhakti Perbendaharaan, KPPN Selong memberikan piagam penghargaan kepada Satker kementerian/lembaga dan bendahara pengeluaran dengan kinerja terbaik.

“Apresiasi ini diberikan sebagai motivasi bagi Satker untuk lebih meningkatkan kinerjanya demi keberhasilan pelaksanaan anggaran di tahun mendatang. Satker dengan kinerja terbaik berdasarkan jumlah transaksi belanja dengan Marketplace dan pembayaran dengan KKP terbanyak dalam tahun 2021,” katanya.

Senada dengan Rumaksi, Yusaprtinah juga meminta Satker segera menyusun rencana kegiatan agar dapat segera pula melaksanakan pencairan dana DIPA sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku. Ditegaskannya bahwa perencanaan yang baik sangat diperlukan agar penyerapan tidak menumpuk di akhir tahun.

“Dengan begitu Satker dapat melaksanakan dan memanfaatkan APBN 2022 secara maksimal dan memberikan capaian hasil yang lebih berkualitas, utamanya sebagai stimulus mendukung pemulihan ekonomi nasional,” katanya. (WR-sid)

Artikulli paraprakTiga Hari Pencarian, Bocah Laki-Laki Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa
Artikulli tjetërPembangunan KIHT Paokmotong Telan Dana Rp. 31 M

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini