LOMBOK TIMUR – Pemulangan jenazah korban tenggelamnya speedboat di perairan tenggara pantai Tanjung Balau, Kota Tinggi Johor, Malaysia asal Lombok Timur belum ada kepastian.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lotim, H Supardi menginformasikan, sesuai yang didapati dari pihak Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), sebanyak 14 penumpang berhasil selamat, 11 dinyatakan meninggal dunia.

Google search engine

“Yang 11 orang meninggal dunia ini lima diantaranya dari Lotim,” kata Supardi kepada wartawan, Senin (20/12).

Adapun sampai saat ini Disnakertrans Lotim masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Termasuk dengan KBRI Malaysia untuk memastikan berapa data pasti TKI Lotim baik itu yang selamat maupun meninggal dunia.

“Kita masih menunggu informasi lebih lanjut,” sebutnya.

Untuk jumlah pasti warga Lotim yang menumpangi kapal speedboat itu sambungnya, belum diketahui secara pasti berapa jumlahnya.

Dikatakan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk memulangkan para TKI yang mengalami peristiwa tersebut.

“Kita minta kepada para keluarga korban untuk memahami kondisi dan proses yang sedang berjalan di Malaysia. Apalagi ini berkaitan dengan musibah, maka tidak segampang itu para korban bisa akan secepatnya langsung dipulangkan,” ucapnya.

Lima orang TKI Lotim yang dikabarkan meninggal dunia itu diantaranya, Gunawan asal Dasan Rambanbela, Desa Lenek Rabanbiak, Kecamatan Aikmel, Yoan Eki Sudiatma warga Kedondong Daya Kecamatan Pringgasela, Dedi Suryadi warga Anjani Timur Kecamatan Suralaga, Samsudin, Pemasah, dan Alwi, Dusun Mampe Kecamatan Jerowaru, Lotim.

“Hanya itu yang kami terima datanya saat ini,” tutupnya. (WR-sid)

BACA JUGA  Pemkab Lotim Gratiskan Biaya Swab Peserta CPNS dan P3K
Artikulli paraprakBaru Lima OPD Jalin Kerjasama Dengan BPJS Ketenagakerjaan
Artikulli tjetërNTB Siap Sambut MotoGP

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini