LOMBOK TIMUR – Jembatan Penghubung antara Gili Re dengan Gili Beleq, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur dan pembangunan 14 unit Rumah Tak Layak Huni (RTLH) bagi warga Gili Re, hari ini Rabu (22/12) diresmikan Kapolda NTB Irjen. Pol. M. Iqbal, SIK, MH.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, Drs HM. Juaini Taufik, M.Ap, pembangunan jembatan Penghubung Gili Re dengan Gili Beleq dilatar belakangi atas kesulitan warga setempat lantaran banyak siswa-siswi dari pulau Gili Re tersebut bersekolah di Gili Beleq, Desa Paremas, Kecamatan Jerowaru.

Google search engine

“Sebagian peserta didik baik SD/SMP Satu Atap 5 Jerowaru yg sebagian muridnya berdomisili di Gili Re sementara sekolahnya ada di Gili Beleq Desa Paremas,” ujar Sekda Lotim, Juaini Taufik kepada wartawan.

Dikatakannya, pembangunan jembatan itu saat Kapolda NTB melakukan kunjungan kerja (Kunker) pada rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke 74 tahun 2020 lalu

Ketika Kunker, Kapolda NTB menyerahkan bantuan speedboat untuk sarana transportasi siswa seraya berharap adanya jembatan penghubung.

Keinginan Kapolda NTB M. Iqbal yang saat ini dimutasi menjadi Kapolda Riau itu, akhirnya terkabulkan. Jembatan yang dibangun menggunakan APBD 2021 melalui DIPA Dinas Perhubungan Lotim dengan anggaran sebesar Rp. 2.572. 385. 000, itu kini dapat dimanfaatkan masyarakat setempat.

Dengan Panjang jembatan 241 meter dan lebar 2,5 meter dikerjakan oleh PT Sasak Inti Nusa, warga sekitar kini merasa senang.

Selain pembangunan jembatan, sebut Juaini Taufik, juga dibangun 14 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Gili Re.

“Saat Kunker 2020 lalu, Ketua Bayangkari NTB Bu Nindya Iqbal juga melihat beberapa rumah warga tidak layak huni. Alhamdulillah, melalui DIPA Dinas Perkim Lotim dengan pola swakelola dibangun 14 unit Rumah Layak Huni dengan biaya per unit Rp. 17 juta,” ungkapnya.

BACA JUGA  Penuturan Keluarga TKI, Korban Kapal Tenggelam Diperairan Malaysia

Pembangunan jembatan penghubung kedua pulau tersebut dinilai Sekda Lotim memiliki nilai strategis. Sebab, secara fungsional Pol Airud Polda NTB bertugas menjaga keamanan dan ketertiban diwilayah perairan setempat.

“Direktorat Pol Airud Polda NTB menjadi inisiator pembangunan Jembatan Penghubung Gili Re ke Gili Beleq ini,” tandas Juaini Taufik. (WR)

Artikulli paraprakDirut RSUD R Soedjono dan Kepala DKP Lotim Dilantik
Artikulli tjetërBelum Penuhi Syarat, Vaksinasi Bagi Anak Usia Dibawah 12 Tahun Ditunda

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini