LOMBOK TIMUR – Dampak pandemi Covid-19 begitu banyak dirasakan, salah satunya ialah belum adanya kejelasan soal pemberangkatan haji dari pihak Arab Saudi. Terhitung, sekitar 800 Calon Jamaah Haji (CJH) di Lombok Timur (Lotim) yang mengurungkan niatnya untuk menunaikan ibadah haji selama pandemi Covid-19 ini.

Sebenarnya papar Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Lotim, Hj Baiq Isniarti, pemberangkatan haji sempat mendapatkan lampu hijau pada bulan Desember ini dari pihak Arab Saudi. Namun hal itu kembali ditutup setelah ditemukan adanya virus varian baru Omicron di Indonesia.

Google search engine

“Bulan Desember ini sempat akan dibuka oleh Pemerintah Arab Saudi, tapi karena adanya virus Omicron di Indonesia, pemberangkatan kembali ditutup,” terangnya kepada wartawan, Senin (27/12).

CJH yang mengurungkan niatnya untuk menunaikan ibadah haji itu sebagian besarnya ialah jamaah yang sudah menyetorkan uang hajinya dan yang sudah mendapatkan kursi. Namun sambungnya, yang mengurungkan niatnya itu bukanlah yang tertunda pemberangkatannya, terkecuali bagi CJH yang meninggal dunia.

Adapun alasan membatalkan pemberangkatan haji itu beragam, mulai dari keadaan ekonomi yang terdampak karena Covid-19 dan juga karena tidak sabar ingin segera pergi ke tanah suci. Sehingga sebutnya, banyak jamah yang membatalkan hajinya kemudian uangnya digunakan untuk mendaftar umroh. Padahal umroh juga masih ditunda keberangkatannya.

“Karena mereka tidak sabar pergi ke tanah suci yang pada akhirnya membatalkan hajinya kemudian daftar umroh, padahal mereka sudah lelah menunggu dan juga umroh di tunda. Ini yang sangat kita sayangkan kepada jamaah kita ini,” sebutnya.

Dikatakan, pemberangkatan ke tanah suci itu akan tetap dilakukan, hanya saja saat ini masih menunggu izin dari Pemerintah Arab Saudi. Oleh karenanya, ia sangat berharap kepada CJH agar lebih bersabar.

BACA JUGA  Alumni Ponpes DIT Dorong Optimalisasi Peran Alumni Untuk Mewujudkan Lembaga Yang Mandiri

“Insyallah pasti akan berangkat, kami harap masyarakat sabar dulu,” tutupnya. (WR-sid)

Artikulli paraprakWarga Dikagetkan Penemuan Jasad Bayi Mengapung Dikali
Artikulli tjetërJelang Nataru, ASDP Kayangan Operasikan 25 Armada Kapal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini