MATARAM – Polda NTB mengatensi keluhan Sri Marjuni Gaeta alias Putri, wanita asal Sumbawa yang lahannya berusaha dirampas oleh sekelompok preman yang mengaku suruhan mantan Bupati Lotim, Ali Bin Dahlan, belum lama ini. Pengrusakan fasilitas yang berdiri diatas lahan berlokasi Samota Kelurahan Brang Biji, Sumbawa Besar.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda NTB Kombes Pol. I.G.P.G. Ekawana P., S.I.K., saat menerima pengaduan Sri Marjuni Gaeta beserta pengacaranya berjanji akan menindaklanjuti hasil audensi dan akan menelusuri kasus tersebut ke Polres Sumbawa. Bahkan, Ekawana berjanji akan memberikan perlindungan kepada Sri Marjuni yang dinilainya menjadi korban sekelompok preman.

Google search engine

“Kami akan melakukan asistensi ke Polres Sumbawa, sejauh mana penanganan aduan dari Ibu Putri, apakah dilanjut atau sampai dimana. Kalau memang sudah diperiksa semua saksinya dan para pelaku utama perusakan sudah ditemukan, silahkan agar diproses sesuai dengan aturan yang berlaku, sampai juga siapa yang nyuruh melakukan,” tegasnya.

Kombes Pol. Ekawana selaku Direktur Reskrimsus yang menerima disposisi audensi dari Kapolda NTB mengatakan, terkait kemungkinan adanya beking atau oknum dibalik layar yang menyuruh melakukan pengerusakan, nantinya dapat ditemukan dari klarifikasi para pelaku pengerusakan.

“Mungkin dari klarifikasi para pelaku pengerusakan itu akan kita dapatkan nama-nama yang menyuruh yang bersangkutan. Nanti akan kita sampaikan perkembangannya,” katanya.

Lebih lanjut Direktur Reskrimsus menjelaskan, setelah mendengar informasi dan komitmen Putri yang akan mendatangkan investor, untuk berinvestasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) khususnya di area lahan yang dirusak, pihaknya dengan tegas mengatakan bahwa Polda NTB dan jajaran, harus melindungi dan mengamankan Putri dan asetnya.

“Tidak ada alasan, kalau ada investor yang mau masuk, apalagi ini untuk kepentingan masyarakat banyak khususnya masyarakat NTB kita akan selalu amankan. Jadi, kalau kata Ibu Putri tadi akan memasukkan investor, maka kami (Kepolisian, Red) harus melindungi Ibu Putri,” tandasnya.

BACA JUGA  Melawan, Dua Dari 3 Pelaku Curanmor Ditembak

Sementara Putri melalui kuasa hukumnya Nurdin, S.H., M.H. dari Low Office Sasambo, berharap ada feedback (imbal balik) yang positif hasil dari audensi tersebut. Artinya, ada tindak lanjut proses hukum terhadap para pelaku pengerusakan.

“Harapan saya selaku lowyer dan klien kami ini, untuk mendapatkan keadilan dan kebenaran yang selama ini sangat terzalimi,” ujarnya.

Advokat dengan sapaan akrab Bung Dino itu juga menyampaikan apresiasi, atas tanggapan positif Direktur Reskrimsus Polda NTB, yang seakan memberi angin segar terhadap penyelesaian kasus pengerusakan atas hak milik kliennya.

“Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Dirreskrimsus Bapak Ekawana, karena kami sudah diterima (audensi, Red) dengan baik,” ucap Bung Dino.

Untuk diketahui, permintaan audensi Putri didampingi kuasa hukumnya itu, karena beberapa kali melaporkan pengerusakan aset miliknya ke Polres Sumbawa, namun tidak ada tindak lanjut atau perkembangan.

“Tahun 2015 sudah dilaporkan terkait pengerusakan pagar tanah milik saya, tapi tidak ada perkembangan dan dirusak lagi. Terakhir tanggal 26 Oktober 2021 saya laporkan lagi setelah terjadi pengerusakan kembali, tapi laporan saya seperti dijadikan ganjalan meja,” tutur Bung Dino.

Sedangkan Putri menuturkan, pihaknya melaporkan kasus pengerusakan terhadap aset miliknya itu, karena dirinya sebagai warga negara yang baik dan taat hukum. Pun dengan audensi tersebut.

“Saya lapor polisi karena saya warga negara yang taat hukum, tidak ingin ada pertumpahan darah dengan kasus ini, karena walau bagaimana saya juga punya keluarga besar. Tapi anehnya, terkesan yang merusak aset saya seakan kebal hukum,” tandasnya. (WR)

Artikulli paraprakTak Digubris Penyidik, Wanita Asal Sumbawa Mengadu ke Polda NTB
Artikulli tjetërDiimingi Proyek Penanganan Covid-19 SD di Lotim, Seorang Rekanan Ditipu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini