LOMBOK TIMUR – Mulai tahun 2022 ini, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Lombok Timur, memfokuskan untuk menuntaskan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Menurut Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perkim Lotim, Okti Indayani, ST.M.Kom, pembangunan bersifat super prioritas menjadi target penanganan selanjutnya. Seperti penuntasan pembangunan RTLH. Kini, tidak lagi menangani pembangunan dan perawatan saluran drainase akibat keterbatasan anggaran daerah.

Google search engine

“Terakhir kalinya, kami mengerjakan perbaikan dan pembangunan drainase tahun 2020 lalu, dibeberapa titik lokasi yang ada di Kota Selong, seperti Lendang Bedurik, jalan dari PTC Pancor ke arah jembatan Sekarteja dan di Pasar Pancor,” ujar Okti.

Sebenarnya kata Okti, masih banyak yang harus dibenahi untuk penanganan saluran drainase diwilayah perkotaan. Keterbatasan anggaran menjadi kendala untuk penuntasannya.
Demikian pula untuk mengatasi terjadinya sedimentasi pada saluran drainase. Walau diakui, sedimentasi setiap tahunnya selalu ada. Apalagi pada musim penghujan.

“Normalisasi saluran drainase hanya dibeberapa titik-titik tertentu dan tidak rutin. Selain ketiadaan anggaran, Dinas Perkim tidak memiliki tenaga mekanik yang melakukan pemeliharaan rutin terkait normalisasi saluran itu,” tandasnya. (WR)

BACA JUGA  PAD Lotim 2021 Diyakini Capai 85 Persen
Artikulli paraprakDewan Minta Distan Lotim Pasang Informasi Hasil Produksi Pertanian
Artikulli tjetërRatusan Peserta KIS Dicabut, DPRD Lotim Bereaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini