LOMBOK TIMUR – Tersangka kasus dugaan korupsi proyek Kolam Labuh Dermaga Labuhan Haji, mangkir dari panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur, Selasa (25/1) untuk menjalani pemeriksaan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Lombok Timur, Lalu M. Rasyidi mengungkapkan, tersangka TR, Komisaris PT. Guna Karya Nusantara (GKN) tidak memenuhi panggilan penyidik jaksa hari ini tanpa ada kejelasan pasti. Namun pengacaranya datang untuk memberitahukan ketidakhadiran kliennya.

Google search engine

Demikian pula Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial N, Ketidakhadirannya karena alasan sakit.

“Tersangka N ada surat keterangan sakit dari dokter. Pengacaranya tadi pagi datang memberitahukan,” terang Rasyidi kepada wartawan, Selasa (25/1).

Selanjutnya kata Rasyidi, penyidik akan mengagendakan pemanggilan kali kedua untuk kedua tersangka.

Jika panggilan kedua tidak juga hadir, penyidik jaksa punya alasan subyektif untuk melakukan pemanggilan paksa.

“Kita tunggu saja, apakah nanti kedua tersangka akan menghadiri panggilan selanjutnya,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, TR dan N ditetapkan sebagai tersangka dalam proyek Pengerukan Kolam Dermaga Labuhan Haji, Lombok Timur yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 6,3 miliar. (WR)

BACA JUGA  Tim PUMA Polres Lotim Tembak Pelaku Curanmor
Artikulli paraprakPasca Ditetapkan Tersangka, Jaksa Kembali Agendakan Pemeriksaan Saksi Kasus BPR
Artikulli tjetërAksi Tiga Pelajar Pencuri Kotak Amal Masjid Terekam CCTV

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini