LOMBOK TIMUR – Pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2022 di Kabupaten Lombok Timur segera terealisasi. Untuk tahap pertama, setiap desa akan memperoleh pencairan sebesar 40 persen dari total nilai pagu anggaran yang diberikan pemerintah pusat.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lombok Timur, M. Khairi, SIP M.Si mengungkapkan, tahap pertama sebesar 40 persen itu akan digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang besarannya masing-masing Rp. 300.000 per Kepala Keluarga (KK).

Google search engine

Jika satu desa memperoleh Dana Desa (DD) mencapai Rp. 1 miliar, maka jumlah yang dicairkan sebesar Rp. 400 juta. Tentunya, nilai itu cukup besar untuk BLT.

“Dana 40 persen itu akan diberikan selama satu tahun kepada masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan tersebut mulai bulan Januari hingga Desember,” ujar Khairi kepada wartawan.

Lebih jauh dikatakannya, bisa saja anggaran itu dapat dimanfaatkan oleh kepala desa dalam kampanyenya apabila berniat mencalonkan dirinya kembali.

Meski demikian, tahap pertama pencairan untuk BLT sebisanya dimanfaatkan oleh masyarakat yang masuk dalam daftar penerima bantuan. Anggaran sebesar itu merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada desa-desa. Sebab, pembangunan itu berawal dari desa.

Pencairan selanjutnya akan diberikan secara bertahap. Untuk tahap kedua sebesar 40 persen dan tahap ketiga 20 persen. (WR)

BACA JUGA  Lagi, 'Literasi Digital' Kolaborasi Diskominfotik NTB dan KemKominfo RI akan Digelar
Artikulli paraprakOperasi Balita Kembar Siam Dijadwalkan 7 Februari 
Artikulli tjetërBupati Lotim Kunjungi Rumah Batita Kembar Siam di Desa Jurit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini