LOMBOK TIMUR – Ribuan santri dan santriwati menggelar pawai alegoris menyambut sekaligus menyemarakkan Muktamar NWDI ke-1 yang digelar panitia Sabtu sore (29/1).

Tampak hadir di panggung kehormatan, Wakil Bupati Lombok Timur H Rumaksi berdampingan dengan Ketua Yayasan Pendidikan Hamzanwadi HM Djamaluddin dan sejumlah tuan guru serta tokoh agama lainnya.

Google search engine

Wakil Bupati H Rumaksi, mengapresiasi pawai yang diikuti ribuan santri santriwati. Bahkan ia mengenang masa mudanya yang sering menonton pawai semacam ini, saat Maulanasyeikh masih hayat.

“Pawai ini dulu, pada tahun 1960-an, saat saya SMP baru melihat. Dan sampai sekarang masih eksis,” kata Rumaksi dalam sambutannya.

Menurutnya, keberadaan NWDI tetap menjaga eksistensinya sampai saat ini. Bahkan menjadikannya tetap eksis dan memiliki nama di tengah-tengah masyarakat sebagai organisasi keagamaan terbesar di NTB.

Ia juga mengakui NWDI selalu mendukung program pemerintah kendati kondisi bangsa masih dalam suasana pandemi saat ini. Karenanya, dalam pelaksanaannya masih menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ketaatan dan kepatuhan serta konsisten mendukung program pemerintah sehingga hal ini harus dicontoh dan harus dipertahankan.

Sementara itu, Ketua YPH-PPD NWDI Pancor HM Djamaluddin, menyampaikan bahwa antusiasme jamaah untuk mengikuti pawai ini sangat banyak. Namun karena pandemi sehingga dibatasi jumlah.

“Setiap peserta pawai alegoris kita wajibkan memakai masker,” paparnya sebelum melepas peserta pawai.

Ia berharap ikhtiarnya organisasi bersama jamaah NWDI dalam mewujudkan visi organisasi dapat berjalan lancar dan terwujud pada masa mendatang. Adapun tema dalam Muktamar NWDI I khidmad kepada ummat, bangun Indonesia maju. (WR)

BACA JUGA  Sukseskan MotoGP Media Lokal NTB Siap Berkolaborasi
Artikulli paraprakBupati Lotim Serahkan Bantuan KJA di Teluk Jukung
Artikulli tjetërPemilik Lesehan Al-Hasan Resto Dirampok

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini