LOMBOK TIMUR – Angka kasus covid-19 di Indonesia mulai meningkat. Tak pelak, Presiden Joko Widodo memberikan penekanan bagi seluruh kepala daerah serta jajaran TNI-Polri untuk melakukan percepatan vaksinasi dan menegakkan protokol kesehatan (Prokes).

Penekanan tersebut disampaikan pada rapat virtual pengarahan Presiden RI tentang Penanganan Covid-19. Dalam rapat virtual tersebut juga diikuti oleh seluruh kepala daerah, Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim, dan Kapolres.

Google search engine

Bupati H.M. Sukiman Azmy didampingi Kapolres Lombok Timur AKBP Herman Suriyono dan Dandim 1615/ Lombok Timur Letkol Inf. Amin M. Said turut menghadiri arahan Presiden Jokowi dalam rapat via zoom meeting tersebut.

Dalam arahannya, Presiden Jokowi menyebut bahwa ada dua hal kunci penanganan varian baru covid-19, Omicron. Vaksinasi yang dipercepat dan meningkatkan kembali protokol kesehatan utamanya masker.

Menurut Presiden Jokowi, vaksin menjadi kunci bagi penanganan varian omicron untuk menekan angka kematian. Ia menugaskan seluruh komponen agar berkoordinasi dan bekerjasama untuk mempercepat vaksinasi, utamanya lansia. Hal tersebut mengingat percepatan vaksinasi untuk lansia dosis lengkap masih rendah.

Sementara itu, berdasarkan karakter pasien, secara nasional ada 93 persen tanpa comorbid, 66 persen bergejala ringan dan tanpa gejala, dan 7 persen dengan comorbid.

Presiden kembali menegaskan, agar yang ringan dan tanpa gejala diprioritaskan untuk isolasi terpusat (isoter) dan Isolasi mandiri (isoman). Sementara rumah sakit diprioritaskan untuk yang bergejala sedang, berat, kritis, comorbid, dan lansia.

Presiden Jokowi juga memerintahkan agar seluruh rumah sakit mengecek kembali persediaan oksigen dan obat-obatan.

“RSU diminta segera melapor kepada Menteri Kesehatan jika oksigen dan obat-obatan yang dibutuhkan belum ada atau tidak tersedia,” pinta Presiden Jokowi dalam rakor via daring.

Namun di sisi lain, Jokowi mengimbau masyarakat untuk tidak panik dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang masih terjadi di Indonesia. (WR)

BACA JUGA  Tim Gabungan Yustisi Temukan Waitress Ber-KTP Palsu
Artikulli paraprakSukiman Azmy Soroti Peningkatan Kasus Covid-19 di Lotim
Artikulli tjetërButon Selatan ‘Belajar’ Perda Minuman Beralkohol di Lotim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini