LOMBOK TIMUR – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur, telah memeriksa empat orang saksi dalam kasus korupsi kredit fiktif PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Cabang Aikmel, Lombok Timur tahun 2020/2021.

Keempat saksi-saksi tersebut merupakan guru yang namanya dipakai untuk melakukan pinjaman pada PD.BPR Cabang Aikmel oleh dua tersangka berinisial S, oknum Bendahara UPTD Pringgasela dan AM, salah satu karyawan Bank BPR Cabang Aikmel.

Google search engine

Mereka diantaranya,  berinisial  H, RE, KH dan Z, berprofesi sebagai guru di Lotim.

“Para saksi-saksi itu diperiksa mulai pukul 10.00 wita hari ini (Selasa, 15/2),” beber Kepala Seksi Intelijen Kejari Lotim, L. Muhammad Rasyidi, SH kepada wartawan.

Para saksi dimintai keterangan yang berakibat menimbulkan kerugian keuangan Negara Cq. Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Nusa Tenggara Barat Lombok Timur Cabang Aikmel sebesar Rp.1 miliar lebih.

Pemanggilan saksi-saksi tersebut kata Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Lotim, Lalu Muhammad Rasyidi, SH, untuk mendapatkan keterangan tambahan atas perbuatan kedua tersangka berinisial S, oknum Bendahara UPTD Pringgasela dan AM, salah satu karyawan Bank BPR Cabang Aikmel tahun 2020/2021. (WR)

BACA JUGA  IKLAN
Artikulli paraprakRusunawa Kayangan Difungsikan Tempat Penginapan Penonton Motogp
Artikulli tjetërAPH Diminta Telisik Dana Hibah KNPI Lotim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini