LOMBOK TIMUR – Tim Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan NTB mulai Kamis (17/2) akan mengaudit dengan melakukan verifikasi dokumen dan klarifikasi pada Dinas Pertanian Lombok Timur terkait dugaan korupsi pengadaan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) tahun 2018 silam.

Kehadiran tim BPKP perwakilan NTB tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Lombok Timur, L. Muhammad Rasyidi, SH, kepada wartarinjani.net, Jumat (18/2).

Google search engine

“BPKP sudah mulai menjalankan tugasnya mulai Kamis kemarin sesuai surat tugas hingga 28 Maret mendatang,” jelas Rasyidi.

Pria yang akrab dikalangan media ini menyebutkan, penyidik jaksa akan mendampingi tim auditor BPKP untuk mendapatkan hasilnya. Hasil audit tersebut menjadi pedoman dalam menentukan berapa besar jumlah kerugian negara dari kasus tersebut.

“Kami masih menunggu hasil pasti auditnya. Kalau menurut perhitungan penyidik jaksa kerugian negara kasus ini mencapai Rp. 1 miliar lebih,” beber Rasyidi.

Sementara barang bukti yang sudah didata dan dikumpulkan untuk disita kini telah disimpan pada Dinas Pertanian Lotim. Barang bukti tersebut berjumlah lebih dari puluhan unit baik roda dua maupun roda empat. Beberapa peralatan saat hendak disita tidak berada ditempat atau telah.

“Dalam kasus Alsintan ini, penyidik jaksa sudah mengantongi sejumlah nama tersangka,” ungkapnya. (WR)

BACA JUGA  Disdukcapil Lotim Tertibkan KIA
Artikulli paraprakPasca Operasi Kondisi Inaya dan Anaya Terus Membaik
Artikulli tjetërKapolda NTB dan Bupati Lotim Hadiri ‘Vaksinasi Serentak Indonesia’ di Montong Gading

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini