LOMBOK TIMUR – Tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Sukadana, Kecamatan Terara jadi perhatian Puskesmas setempat. Apalagi disaat musim penghujan seperti ini.

Penanggung jawab surveylen DBD Puskesmas Terara, Abdul Rahim, menyebutkan, tahun 2022 ini Desa Sukadana memiliki kasus yang cukup tinggi.
Dalam kurun waktu dari bulan Januari hingga Februari ini terdapat 10 kasus DBD yang ditemukan dan Desa Sukadana memiliki kasus dengan jumlah 4 kasus.

Google search engine

Oleh karenanya, untuk mencegah peredaran DBD ini pihaknya dan para pemuda Desa Sukadana berkolaborasi melakukan pengasapan atau fogging.

“Pengasapan ini merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran DBD,” ujarnya kepada wartawan saat memantau pelaksanaan fogging di Desa Sukadana, Kamis (24/2).

Dari 10 dusun yang ada di Desa Sukadana, ada dua dusun yang menjadi prioritas untuk dilakukan fogging, yaitu di Dusun Sukadana Selatan dan Tengah. Untuk fogging yang dilakukan itu pun tergantung dari lokasi terjadinya kasus atau biasa disebut lokus.

Nyamuk DBD tidak langsung bersentuhan dengan air tanah, melainkan berkontak dengan air bersih yang ada di penampungan air, seperti di bak mandi dan lainnya.

Sebelum melakukan pengasapan ini kata dia, pihaknya menghimbau masyarakat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) terlebih dahulu. Dan memberikan bubuk abate untuk pencegahan terhadap jentik-jentik DBD yang ada di penampungan air.

Salah seorang warga Sukadana, Lalu Darwil berterimakasih kepada pihak Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim, khususnya Puskesmas Terara yang telah merespon masyarakat dengan baik.

Diakuinya, desa kelahirannya itu merupakan salah satu desa yang ada Kecamatan Terara yang menjadi langganan DBD setiap tahunnya. Dengan dilakukan fogging ini, ia berharap agar kasus DBD di desa kelahirannya itu bisa ditekan.

BACA JUGA  227.860 Warga Lotim Sudah Dapatkan Layanan Vaksinasi

“Semoga kasus DBD ini bisa ditekan dengan dilakukannya pengasapan ini,” harap Darwil. (WR)

Artikulli paraprakWujudkan Kota Pintar, Lotim Luncurkan Command Centre
Artikulli tjetërLotim Kekurangan Dokter Gigi dan Spesialis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini