LOMBOK TIMUR – Pasca operasi pemisahan, kondisi balita Inaya dan Anaya terus menunjukkan kemajuan berarti. Meski demikian, tim medis Rumah Sakit Umum (RSU) DR. Soetomo Surabaya, masih memantau kesehatan keduanya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur (Lotim), H. Pathurrahman, kedua balita tersebut masih harus menjalani pemulihan bekas luka akibat jahitan saat dioperasi.

Google search engine

Berdasarkan laporan yang diterima dari pihak RSU Soetomo Surabaya yang diterima pagi tadi keadaan Inaya dan Anaya secara umum semakin membaik dan sudah bisa bermain dan bisa makan dengan baik.

“Jika dilihat dari kondisi kedua balita itu, kondisi luka bekas operasi tiga hari yang lalu Anaya lebih baik dari pada Inaya. Sehingga keduanya masih membutuhkan perawatan intensif,” ujar Pathurrahman.

Dan saat ini, lukanya sudah mulai mengering. Tetapi, Dikes Lotim tetap memberikan kewenangan penuh kepada RSU Soetomo untuk terus melakukan perawatan hingga keduanya benar-benar pulih. Hingga tidak ada lagi komplikasi ataupun merembet pada organ tubuh lainnya.

Mengenai rencana kepulangan kedua balita tersebut, Pathurrahman belum bisa memastikan. Baginya, perawatan Inaya dan Anaya dipastikan harus benar-benar pulih dan sehat. Sehingga Pemkab Lotim segera akan menjemputnya.

Ia memastikan, tidak ada lagi operasi tambahan selain operasi pemisahan ini. RSU DR Soetomo telah diakui untuk operasi mayor seperti pemisahan tubuh balita kembar siam Inaya dan Anaya ini. (WR)

BACA JUGA  Asrul Sani Pimpin Persiapan Event Rinjani 100
Artikulli paraprakOPINI | Mandalika di Mata Dunia
Artikulli tjetërRendah Capaian Vaksin Dosis Kedua Anak di Lotim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini