LOMBOK TIMUR – Setelah mampu bertahan PPKM level I, status Lombok Timur kini kembali meningkat ke PPKM level II per awal Maret 2022. Naiknya status tersebut disebabkan capaian vaksinasi yang masih kurang dari 70 persen.

“Jadi penurunan perubahan level ini dikarenakan capaian vaksinasi bukan karena banyaknya kasus,” terang H Pathurrahman Kepala Dinas Kesehatan Lotim.

Google search engine

Kata dia, status level I masih merujuk pada data tanggal 26 Februari sehingga dari indikator tersebut Lotim masih di level I.

Ditegaskannya, berdasarkan data terbaru sejak awal bulan Maret Lotim menduduki level II, dikarenakan indikator penilaian level PPKM belum memenuhi, khususnya capaian vaksin dosis II yang kurang dari 70 persen.

Perubahan level tersebut berdasarkan surat edaran menteri dalam negeri (SE Mendagri) dimana sejak awal Maret level Lotim menjadi level II.

Disebutkan, saat ini Dikes Lotim juga tengah melakukan perbaikan terkait adanya selisih data vaksinasi antara data P-care dengan data manual. Dimana masih terdapat selisih sebanyak 40 ribu lebih. Sehingga hal tersebut juga sangat berpengaruh terhadap capaian vaksinasi di Lotim.

“Selisih data kita juga masih jauh, jadi berpengaruh terhadap capaian kita, ini dikarenakan karena datanya belum di input karena kita lebih mengutamakan pelayanan dulu dan bisa juga dikarenakan adminduk masyarakat yang belum on line,” ujarnya. (WR)

BACA JUGA  32 FKPT Provinsi Menolak BNPT Dibubarkan
Artikulli paraprakRendah Capaian Vaksin Dosis Kedua Anak di Lotim
Artikulli tjetërIKLAN | Bakal Calon Anggota DPRD Dapil 1 Kab.Lombok Timur

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini