LOMBOK TIMUR – Demi mempercepat target pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Bupati Lotim H.M. Sukiman Azmy harus memberikan stimulus kepada masyarakat berupa pembagian sembako. Pemberian sembako ini sebagai upaya agar masyarakat antusias mengikuti vaksinasi.

Saat mendampingi anggota Komisi VIII DPRRI, Rahmat Hidayat dalam kunjungan untuk meninjau dan evaluasi program penyelenggaraan program kesejahteraan sosial di Desa Danger, Kecamatan Masbagik, Bupati Lotim HM. Sukiman Azmy mengakui bahwa daerah ini masih menghadapi berbagai persoalan sosial, salah satunya sebagai dampak pandemi Covid-19.

Google search engine

Meski Lombok Timur masih berada di Level 1, akan tetapi masih harus mengejar target vaksinasi. Dia mengingatkan, vaksinasi merupakan salah satu cara untuk dapat segera mengakhiri pandemi yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun tersebut.

“Kerja sama yang baik semua pihak, mulai dari Komisi VIII DPR-RI dengan Pemda dan Kementerian Sosial tetap terjalin dengan baik sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pinta Sukiman Azmy.

Demikian pula dalam upaya percepatan penyaluran bantuan sosial meliputi program BPNT, ATENSI, PKH, RUTILAHU, dan Prokes Tahun 2022.

Secara tersirat ia berharap para wakil rakyat, khususnya yang berasal dari Dapil Lombok/ NTB dapat memberikan kontribusinya bagi masyarakat di daerah ini.

Sementara itu, berdasarkan laporan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur, Mahsin, SPd, M.Pd, pencairan bantuan sembako tahun 2022 dilakukan melalui PT Pos. Untuk kuota KPM yang sebelumnya disalurkan melalui BRI dan dicairkan PT Pos Indonesia sebanyak 123 ribu 583 KPM.

Data tersebut berhasil di top up atau dibayarkan oleh Kemensos melalui PT. Pos dari tahap 1-7 kepada  106.395 KPM.

Lombok Timur, mendapat batuan Atensi sebanyak 10 anak, dimana anak yang belum sekolah mendapatkan Rp. 300 ribu/ bulan dan anak yang sudah sekolah mendapatkan Rp. 200 ribu/bulan. Bantuan Atensi merupakan bantuan yang diberikan kepada yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena covid 19. Selain itu diberikan pula bantuan Atensi berupa alat bantu kepada 6 orang difabel berupa kursi roda dan tongkat elektrik. (WR)

BACA JUGA  SA Institut: Putusan Heru Hidayat Atas Korupsi Asabri Aneh, Patut Dieksaminasi
Artikulli paraprakSekda Lotim : 80 Persen Vaksinasi Ditarget Sebelum Gelaran Motogp
Artikulli tjetërKelangkaan Migor di Lotim Masih Terjadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini