LOMBOK TIMUR – Ketercapaian vaksinasi di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mendapat apresiasi dari Kapolda NTB Irjen. Pol. Djoko Purwanto dalam kunjungan kerjanya di Polres Lombok Timur, Minggu (13/3).

Angka 81,1 persen capaian vaksinasi Dosis II (D2) hanya dalam waktu 4 hari diakui Kapolda NTB Irjen Pol. Djoko Purwanto berkat akselerasi dan kerjasama semua pihak. Baik Polri, TNI dan Pemerintah Daerah (Pemda).

Google search engine

Bukannya tidak mungkin, angka 81,1 persen bahkan bisa menjadi 100 persen apabila seluruh instrumen melakukan pendekatan, bersosialisasi termasuk mengidentifikasi persoalan yang terjadi ditengah masyarakat. Dan tak kalah pentingnya, ketersediaan vaksinasi untuk memperoleh capaian secara maksimal.

“Tidak susah 100 persen capaian vaksinasi itu. Sepanjang kita mampu mengidentifikasi persoalan, terjun langsung ke tempat-tempat vaksinasi dan adanya ketersediaan vaksin. Bismillah, itu akan kita capai,” jelas jendral berbintang dua itu kepada wartawan di halaman Polres Lotim.

Dikatakan Kapolda NTB, dalam beberapa hari sebelumnya, capaian vaksinasi di Kabupaten Lotim pada Dosis satu 95 persen lebih. Dan saat ini sudah mencapai 96 persen lebih. Demikian pula Dosis II mencapai 81,1 persen. Perubahan angka itu begitu cepat dalam 4 hari. Padahal sebelumnya capaian vaksinasi 67 persen.

“Capaian ini hasil kerja keras semua kita dan akselerasi semua pihak sehingga tercipta kekebalan secara berkelompok atau herd immunity,” ujarnya.

Didampingi Sekda Lotim HM Juaini Taofik, Kapolres Lotim AKBP Herman Suriyono, Dandim 1615/Lotim Letkol. Inf Amin M Said, Kapolda NTB Irjen Pol. Djoko Purwanto membandingkan capaian vaksinasi di Lotim sangat luar biasa berskala propinsi. Dalam kurang waktu satu minggu, angka capaian itu naik drastis.

Metode yang dilakukan Pemda Lotim dengan memberikan stimulus kepada masyarakat kata Kapolda NTB, sebagai salah satu upaya percepatan.

BACA JUGA  Dinas Perindustrian Lotim Berupaya Memajukan Industri Rumahan

“Sekali lagi saya katakan, sosialisasi, komunikasi aktif kedua belah pihak, melakukan Analisa dan Evaluasi (Anev) cara terbaik untuk memperoleh capaian maksimal itu. Perlunya Anev untuk mengetahui kekurangan dan apa yang perlu diperbaiki ke depan,” paparnya.

Masih kata dia, dalam hitungan statistik, angka dalam perkembangan bisa menjadi angka jenuh. Itu dipengaruhi oleh berbagai faktor tergantung karakteristik daerah masing-masing. Demikian pula halnya capaian vaksinasi ini sesuai rumus statistik X dan Y.

“Vaksinasi bisa dicapai apabila seluruh komponen yang terlibat didalamnya bisa berakselerasi untuk memperoleh hasil maksimal,” jelas Djoko Purwanto.

Dalam kunjungannya ke Polres Lotim, Selain memantau pelaksanaan vaksinasi, Kapolda NTB Djoko Purwanto, juga membagikan door prize atau hadiah bagi masyarakat yang sudah memperoleh suntik vaksin baik D1, D2 maupun Booster. (WR)

Artikulli paraprakTerhitung 15 Maret, Penginapan di Lotim Tidak Menerima Tamu
Artikulli tjetërAntisipasi Kerawanan, Polda NTB Perketat Pengamanan Arena Sirkuit Mandalika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini