LOMBOK TIMUR – Keberhasilan Lombok Timur dalam program ‘Lotim Berkembang, dan menurunkan angka stunting (gagal tumbuh) sebagai tujuan kunjungan kerja (Kunker) Bupati Kabupaten Siak, Propinsi NTB, Drs. H. Alfredi, M.Si.

Dalam pertemuannya, Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy didampingi Wabup Lotim, H. Rumaksi Sj, memaparkan sejumlah capaian program diantaranya, penurunan angka stunting dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Lotim Berkembang dengan subsidi bunga pemerintah.

Google search engine

Bupati Lotim HM. Sukiman Azmy memaparkan capaian yang selama ini jadi fokus program pemerintah dan dianggap berhasil. Semua itu kata Sukiman Azmy, merupakan buah kerja keras semua pihak dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Program Canting Mas Go Green merupakan upaya pemerintah dalam menurunkan angka gagal tumbuh. Bahkan,  Tim penggerak PKK kabupaten yang setiap Jumat pagi bersama OPD dan organisasi wanita lainnya turun ke desa-desa memotivasi masyarakat turut menyumbang keberhasilan program tersebut,” jelas Sukiman Azmy dihadapan Bupati Siak dan rombongannya di kantor Bupati Lotim, Kamis (17/3).

Sementara itu, Wakil Bupati H. Rumaksi Sj menyampaikan latar belakang program Lotim Berkembang yang kemudian menjadi program unggulan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Lombok Timur.

Program itu harap Rumaksi, dapat merubah prilaku dan pola pikir masyarakat tersebut. Selain itu diharapkan berhasil mengurangi angka kemiskinan di daerah ini.

“Bunga Program KUR Lotim Berkembang ini disubsidi pemerintah setiap tahunnya. Sehingga masyarakat hanya membayar cicilan pokok pinjaman sesuai peraturan yang berlaku,” jelas Rumaksi.

Menjawab program yang menjadi unggulan Pemkab Lotim,  Bupati Siak, H. Alfredi berharap apa yang dipelajari dari Lombok Timur dapat diterapkan di daerahnya.

Ia menilai program subsidi bunga KUR yang diterapkan dalam Lotim Berkembang dapat membantu menurunkan jumlah penduduk miskin di daerah tersebut seiring meningkatnya populasi ternak sapi.

BACA JUGA  Operasi Pekat, Tim Gabungan Sita Ratusan Liter Miras

Ia juga mengaku tertarik dengan keberhasilan lainnya seperti pengembangan ayam broiler dan program strategis lainnya.

Pertemuan juga diisi dengan pemaparan upaya penanganan gagal tumbuh di Lombok Timur. Selain komitmen kuat pimpinan, penanganan stunting juga melibatkan OPD dibarengi dengan komitmen yang kuat, pelaksanaan secara konvergensi, juga bekerjasama dengan perguruan tinggi.

“Kami cukup tertarik program Pemda Lotim untuk diadopsi di Kabupaten Siak,” ungkap Alfredi.(WR)

Artikulli paraprakSektor Kelautan dan Perikanan, Peternakan dan Pertanian di Lotim Meningkat
Artikulli tjetërWabup Lotim Janji Tindak Tegas Jika Oknum Dikbud Tarik Uang Naskah Soal Ujian

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini