LOMBOK TIMUR – Kehadiran Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ke kediaman Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), TGKH Muhammad Zainuddin Atsani, di lingkungan Pondok Pesantren (PP) Syaikh Zainuddin NW Anjani, Kabupaten Lombok Timur NTB, Senin (21/03) dalam rangka kunjungan silaturahim (sowan).

Didampingi sang istri, TGKH Zainuddin Atsani menjamu tokoh penting yang digadang-gadang menjadi salah satu capres 2024 mendatang.

Google search engine

Dengan jamuan soto nasi khas Lombok dan varian jajan Lombok yang membuat suasana pertemuan semakin hangat dan akrab.

Ketua Umum PBNW TGKH Muhammad Zainuddin Atsani, menyampaikan ucapan selamat datang di induk madrasah NW. Ia menguraikan keberadaan dan perkembangan organisasi Nahdlatul Wathan yang sudah menyebar ke seluruh pelosok Nusantara.

“Alhamdulillah, kepengurusan NW sudah berada di 34 Provinsi di Indonesia dan 5 perwakilan luar negeri, dengan mengelola lebih dari 1500 madrasah dan sekolah,” sebut Zainuddin Atsani mengawali pertemuan tersebut.

Kyai Hamzanwadi II, panggilan akrabnya, juga mengaku bahwa Gubernur Ganjar sudah beberapa kali ingin berkunjung ke NW, tapi belum tercapai. Namun pertemuan melalui zoom sudah beberapa kali dilakukan.

“Beliau orang baik dan merakyat, selalu mendahului kepentingan umum dan istiqomah dalam berbuat baik. Alhamdulillah, kendati baru bertemu langsung hari ini, cukup menggambarkan kepribadian Pak Ganjar yang hamble (rendah hati),” tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, mengaku terkesan dengan kultur warga NW yang kuat kepercayaan dan ketaatan kepada pemimpinnya. Hal ini, katanya terbukti dengan penyebaran NW di berbagai pelosok Nusantara.

“Perkembangan NW ini lebih dahsyat. Saya sudah sering mendengar cerita soal ketokohan TGKH Zainuddin Atsani ini. Kalau bukan karena ketokohan sosok beliau yang muda dan memiliki visi kemajuan ini, saya kira sulit organisasi NW ini berkembang seperti sekarang ini,” ucapnya.

BACA JUGA  Tuntut Pembangunan RS Masbagik, Formabes Gelar Aksi Unjuk Rasa

Sambil menunjuk gambar maulana Syekh Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, Ganjar Pranowo mengakui jika ketokohan dan perjuangan Maulana Syekh akan dilanjutkan oleh kedua cucunya yakni TGKH Zainuddin Atsani dan Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi.

Soal visi pendidikan, kata Ganjar, tak perlu diragukan. Baginya, Tuan Guru Zainuddin Atsani ini memliki visi luar biasa ingin menggabungkan ilmu sains dan agama. Karena lembaga pendidikan yang dibangunnya tidak sebatas pendidikan berbasis agama melainkan pendidikan umum.

“Ini sebuah kesempurnaan yang diharapkan dalam agama,”pungkasnya.

Usai dijamu, Gubernur Ganjar dan istrinya diajak Ketua Umum PBNW keliling di lingkungan Pontren Syaikh Syaikh Zainuddin NW Anjani, yang memiliki 17 lembaga pendidikan dari TK sampai perguruan tinggi dengan jumlah santri kurang lebih 15 ribu. (WR)

Artikulli paraprakOgah Antar Penonton Motogp Pulang, Kadishub NTB Diminta Mundur
Artikulli tjetërPembangunan RSIAPH Sejalan Dengan RPJMD 2018-2023 Lotim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini