LOMBOK TIMUR – Asupan makanan akan sangat menentukan status gizi yang akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Karena itu sangat penting memantau makanan yang dikonsumsi anak terlebih ketika berada di luar rumah, seperti di Sekolah.

Tanggung jawab tersebut harus bisa dilaksanakan oleh seluruh elemen seperti guru dan tenaga kependidikan, Dinas Pendidikan dan UPT, Puskesmas, hingga masyarakat sekitar.

Google search engine

Hal tersebut menjadi harapan Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy sebelum membuka acara Sosialisasi Keamanan Pangan Program Sekolah dengan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS) Aman yang dilaksanakan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Mataram.

Menurut Bupati Lotim, pengawasan itu menjadi semakin penting ketika sebagian besar anak tidak sarapan di rumah dan mengandalkan makanan/ jajanan yang tersedia di sekolah dan lingkungan sekitarnya.

Karena itu Bupati Sukiman meminta agar semua pihak terkait menjalankan tugasnya dengan baik.

Kepada Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Mataram Bupati Lotim menyampaikan terima kasihnya atas program tersebut, sehingga komunitas sekolah mengerti dan memahami keamanan pangan, khususnya jajanan di Sekolah. Sementara kepada para peserta, ia berharap agar mengikuti kegiatan dengan baik dan pada akhirnya dapat diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing.

Seperti disampaikan Kepala BPOM di Mataram I Gusti Ayu Adhi Aryapatni berdasarkan survei kesadaran obat dan makanan, posisi masyarakat NTB cukup memprihatinkan. Poin NTB 66,83 di bawah rata-rata nasional. Karena itu kegiatan sosialisasi yang dilakukan di seluruh kabupaten/ kota di NTB ini menjadi upaya mengedukasi masyarakat dan anak-anak sehingga indeks kesadaran bisa meningkat terkait keamanan pangan.

Kegiatan yang diikuti 75 peserta yang merupakan siswa, guru, komite, dan pengawas 24 Sekolah di Lombok Timur ini diharapkan menjadi media penyebaran informasi kepada komunitas sekolah untuk mewujudkan produk jajanan aman. Lebih jauh diharapkan pula tim keamanan pangan bisa mengawasi sehingga anak-anak menjadi sehat.

BACA JUGA  Dinas LHK Lotim Luncurkan Program Biopori Atasi Persoalan Sampah

Kegiatan berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Kamis (14/4) dan dihadiri pula Sekretaris Dinas Kesehatan Lombok Timur. (WR)

Artikulli paraprakBupati Lotim Hadiri Pertemuan Persiapan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H Bersama Kapolri Secara Virtual
Artikulli tjetërPemda Lotim Bidding Calon Jabatan Kadis yang Kosong

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini