wartarinjani.net | LOMBOK TIMUR – Kejaksaan Negeri Lombok Timur bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Selong, Lombok Timur telah berhasil melakukan pemulihan keuangan negara pada triwulan I tahun 2022 senilai Rp. 1,02 miliar.

Keberhasilan itu menurut Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Lombok Timur, M. Priandhika Abadi Noerdi, setelah dilakukan perjanjian kerja sama terdapat 111 surat kuasa khusus (SKK).

Google search engine

Priandhika yang juga salah satu Jaksa Pengacara Negara (JPN) menyebutkan, dari 111 SKK yang diserahkan BPJS Ketenagakerjaan Selong, total pemulihan sekitar Rp 1,02 miliar. Terdiri dari 14 Pemberi Kerja / Badan Usaha menunggak iuran dan sisanya Pemberi Kerja / Badan Usaha yang belum mendaftarkan pekerjanya kedalam Program BPJS Ketenagakerjaan.

“Keuangan negara ini berhasil dipulihkan melalui perusahaan berinisial LED senilai Rp. 845 juta dan IA senilai Rp. 171 juta yang telah menunggak iuran BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Priandhika didampingi Kasi Intelijen Kejari Lotim, L. M. Rasyidi, SH.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Selong, Akbar Ismail mengapresiasi apresiasi kinerja Tim JPN Kejaksaan Negeri Lombok Timur yang bergerak cepat dalam melakukan pemulihan keuangan negara melalui SKK yang telah diserahkan.

Akbar berharap, seluruh Pemberi Kerja / Badan Usaha untuk disiplin dalam melakukan pembayaran iuran setiap bulannya. Disamping itu perusahaan juga diharapkan segera mendaftarkan pekerjanya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan apabila belum mendaftar. (WR)

BACA JUGA  Hari Ini, Inaya - Anaya Jalani Operasi,  Tantowi Jauhari : Mohon Do'a
Artikulli paraprakPinjaman PT SMI Difokuskan Pada Penanganan Infrastruktur
Artikulli tjetërKegiatan ACTION di Apresiasi Wakil Bupati Lombok Timur

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini