21 Mata Air di Aikmel Barat Belum Dikelola Maksimal

0
74

AIKMEL, Warta Rinjani—Banyaknya sumber mata air yang ada di Desa Aikmel Barat rupanya tidak bisa dikelola secara maksimal. Padahal di desa itu tercatat sebanyak 21 mata air.

Sekertaris Desa Aikmel Barat, Suriyadi mengungkapkan, desanya memiliki 21 mata air yang berpotensi untuk dikelola. Selain difungsikan untuk air minum warga, mata air tersebut direncanakan sebagai destinasi wisata.

“Dari setiap mata air ini memiliki keunikan tersendiri,” ucapnya kepada Warta Rinjani, Selasa (4/2).

Dalam satu lokasi yang berdekatan, jelasnya, mata air itu memiliki rasa yang berbeda. Beberapa diantaranya ada yang terasa hangat dan ada yang dingin.

Belum dikelolanya mata air yang ada, lanjutnya, lantaran masih terkendala anggaran. Andai ada dukungan anggaran yang signifikan, dipastikan mata air itu akan dijadikan sebagai obyek wisata.

Baca Juga  Bappenas RI Siap Bantu Kembangkan STIPark NTB dan Gesa Pembangunan Smelter

“21 mata air ada di desa ini semuanya sangat berpotensi untuk dikelola oleh desa. Apalagi di sini ada mata air yang memiliki rasa yang berbeda, ada yang hangat dan dingin di lokasi yang berdekatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Aikmel Barat, Muliadi mengatakan, kesiapan desanya membangun wisata masih rendah. Hal itu dikarenakan infrastruktur menuju lokasi wisata masih belum memadai.

Menurutnya, anggaran yang dimiliki belum mencapai kemampuan realisasi wisata. Saat ini, desa baru mampu menganggarkan sebesar Rp 130 juta dari target Rp 600 juta.

Baca Juga  Gubernur NTB Ajak Pemuda Lakukan Perubahan

Muliadi mengaku, jika terealisasi dengan baik, 21 mata air ini mampu merubah total perkembangan ekonomi masyarakatnya. Namun, lagi-lagi ia berpikir untuk anggaran yang belum mencukupi.

Karena itu, Muliadi berharap adanya support dari pemerintah daerah untuk bersama mengembangkan prekonomian melalui wisata di desanya.

“Kesiapan kita untuk mengelola wisata masih belum memadai, infrastruktur jalan belum bisa sampai ke lokasi. Kita butuh anggaran lebih besar lagi dari ini,” ucapnya.

Jika 21 mata air ini terkelola, terangnya, maka ada efek positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, pihaknya berharap ada support dari pemerintah daerah. (cr-hen)

Berita & Foto : Hendri Setiawan/Warta Rinjani
Berita Foto : “BELUM MAKSIMAL” sejumlah mata air di Desa Aikmel Barat belum dikelola secara maksimal oleh pemerintah desa setempat.

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar