5.075 Pelayan Publik di Lotim Target Vaksinasi Tahap II

0
47

LOMBOK TIMUR, wartarinjani.net -Sebanyak 5.075 pelayan publik menjadi target untuk menerima vaksinasi tahap kedua di Kabupaten Lombok Timur. Mereka diantaranya, anggota dewan, tokoh agama, atlit dan pejabat pemerintah.

Kapala Seksi Pengendalian Penanganan Penyakit  (P3KL) Dinas Kesehatan Lombok Timur, Sinawan, M.Kes  mengatakan, pemberian suntik vaksin tahap kedua ini akan didistribusikan sejak kemarin Senin (8/3) ke seluruh pejabat dan pelayan publik lainnya.

“Yang pertama mulai dari anggota dewan, kemudian tokoh agama, ada atlet dan semua pejabat pemerintah. Dan itu dilakukan vaksin yang harus mencapai 100 persen untuk tahap kedua termyn satu  ini,” terang Sinawan. Selasa, (9/3).

Baca Juga  Kurang Dari 24 Jam, Ibu Pembuang Bayi di Sikur Ditangkap

Sedangkan bagi anggota TNI, Polri dan ASN, akan lebih diprioritaskan bagi yang sudah menginjak usia yang diatas 50 tahun.
Vaksinasi tahap kedua tersebut sudah dilakukan disemua puskesmas yang ada di Kabupaten Lotim, sejak Karim Senin.

Adapun untuk persyaratannya sendiri tetap sama seperti vaksinasi sebelumnya. Katanya, sebelum divaksinasi, harus melalui empat meja pemeriksaan terlebih dahulu.

“Meja pertama sebagai registrasi, kemudian meja kedua sebagai tahap skrining. Persyartannya sama seperti tenaga kesehatan (nakes) sebelumnya,” imbuhnya

Dari 5.075 pelayan publik yang menjadi target vaksinasi tahap kedua, 133 orang pelayan publik yang sudah mendapatkan vaksinasi.

Baca Juga  Kapolda NTB : Lotim Patut Dicontoh Daerah Lain di NTB

Sementara itu, salah seorang anggota Kodim 1615 Lotim, Sertu Ahmad Fatoni, yang sudah melakukan vaksinasi menyampaikan jika vaksinasi tersebut sebagai bentuk pencegahan penyebaran wabah Covid-19.

Ia juga menyebutkan, tidak ada efek samping ketika sudah melakukan vaksinasi. Berita yang beredar dimasyarakat tentang bahayanya vaksinasi tersebut dianggap tidak benar alias hoax.

“Yang selama ini dikatakan orang-orang mengenai bahayanya vaksin, itu tidak benar. Buktinya kami yang sudah melakukan vaksinasi, sehat-sehat saja dan tidak terjadi apa-apa,” pungkasnya. (wr-sid)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar