8 Tahun Buron, Amaq Hendri Menyerah

0
176
SADIS: Amaq Hendri salah satu dari lima pelaku perampok sadis yang kini tak berkutik setelah Tim Resmob Polres Lotim membekuknya di rumahnya.

SELONG, Warta Rinjani—Setelah 8 tahun jadi daftar pencarian orang (DPO) alias buron, Mahri alias Amaq Hendri, akhirnya dibekuk Tim Resmob Polres Lotim. Pria 46 tahun ini dibekuk di rumahnya Dusun Dasan Lendang, Desa Ketangga, Kecamatan Suela, sekitar pukul 03.00 Wita tengah malam, Sabtu (22/2).

Penangkapan Amaq Hendri merupakan hasil pengembangan terhadap pelaku sebelumnya yang lebih dahulu ditangkap. Pelaku yang kini sudah lebih dulu diamankan itu tengah dalam proses menjalani hukuman di LP Selong.

Baca Juga  Sembalun Jadi Pusat Pembelajaran Gratis

Menurut Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP I Made Yogi Purusa Utama mengatakan, pelaku ini terlibat pencurian dengan kekerasan 2012 silam. Amaq Hendri merupakan satu dari lima tersangka lainnya yang beraksi pada saat melakukan kejahatan di wilayah Kelayu, Selong, Lotim.

“Pelaku (Amaq Hendri) selama 8 tahun menjadi buronan polisi. Pada saat penangkapan dia tidak melawan,” tutur Yogi.

Kelima pelaku adalah kawanan rampok yang melakukan aksinya pada malam hari. Mereka masuk ke dalam rumah korban dengan cara mendobrak pintu dan memaksa para korbannya menyerahkan harta bendanya.

Baca Juga  Diduga Hasil Hubungan Gelap, Bayi Tak Berdosa Dibuang di Sungai Darmasari - Sikur

Tidak hanya itu, komplotan rampok sadis inipun lalu menodongkan parang ke leher korban. Sedangkan pelaku lainnya mengambil barang-barang berharga milik korban.

Dalam aksinya, mereka tidak segan-segan melukai korbannya bila melakukan perlawanan. Para pelaku berhasil membawa hasil rampokannya berupa uang  Rp 20 juta, dua buah HP, dua buah laptop, 12 pak rokok dan emas berupa cincin, kalung serta gelang dengan total 25 gram.

“Perhiasan dan HP sudah dikembalikan kepada pemiliknya pada saat persidangan lalu,” tandas Yogi. (dy)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar