Pembangunan Infrastruktur Internet di Lotim, Triliunan Uang Masyarakat Bisa Diselamatkan

0
229

LOMBOK TIMUR, wartarinjani.net – Kabupaten Lombok Timur satu diantara dua kabupaten secara nasional yang menyepakati Nota Kesepahaman (MoU) bersama PT. Pelangi Surya Persada (PSP) dalam membangun jaringan internet.

Sejatinya, PT. PSP sudah memiliki jaringan di 77 kabupaten/kota. Namun, hanya Kabupaten Kulonprogo dan Lombok Timur yang sudah menjalin kerjasama.

Bupati Lombok Timur Drs, HM. Sukiman Azmy mengatakan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari program pembangunan infrastruktur akses internet yang telah dilaksanakan pada tahun 2020. Infrastruktur tersebut berupa pembangunan 28 tower dan 528 akses poin yang tersebar di 254 kantor desa dan dusun di Kabupaten Lombok Timur.

Dipaparkan Sukiman Azmy, ada tiga sasaran pokok yang harus dimanfaatkan dengan adanya perangkat lunak ini.
Pertama, keberadaan perangkat lunak ini harus melancarkan hubungan antar Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur baik dan seluruh jajarannya dengan pemerintah di tingkat kecamatan dan dengan pemerintah di tingkat desa.

“Kami inginkan terbentuknya satu jaringan komunikasi dimana program-program pemerintah dapat terjabarkan dengan baik,” kata Sukiman Azmy didampingi Wakil Bupati, H. Rumaksi Sj Sekertaris Daerah, HM. Juaini Taofik dan Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Lombok Timur, Ahmad Masfu, Rabu (27/1).

Baca Juga  Dispora Lotim Berikan Penghargaan Bagi Pemenang Pemuda Pelopor

Kedua, kata Sukiman Azmy, perangkat ini harus bisa dimanfaatkan oleh jaringan ekonomi masyarakat seperti promosi pariwisata, hasil pertanian, perkebunan, perikanan, kerajinan tangan, sehingga dapat dikenal luas oleh masyarakat. Utamanya, optimalisasi promosi UMKM di Kabupaten Lombok Timur.

Promosi UMKM yang selama ini dinilai redup nantinya dapat dihidupkan kembali melalui keberadaan akses internet.

Ketiga, memfasilitasi aktifitas masyarakat secara sosial, ekonomi, politik, kemasyarakatan, atau hukum agar bisa berjalan dengan baik.
Bupati Lotim merasa selama ini masyarakat belum bisa sepenuhnya mengakses kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah.

“Platform ini diharapkan mampu menjadi media yang menampung persoalan yang ada di masyarakat baik dari segi kesehatan, ekonomi maupun infrastruktur yang selama ini tidak terjangkau oleh pemerintah,” jelas Sukiman Azmy yang juga dihadiri Komisaris utama PT. PSP, Ferdinand Karel.

Bupati berharap kerjasama dengan PT. PSP ini dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Komisaris utama PT. PSP, Ferdinand Karel, mengklaim Lombok Timur sebagai satu-satunya kabupaten di Indonesia yang seluruh desanya mengakses internet dengan presentase 100 persen.
Menurutnya, presentase tersebut dapat tercapai dengan adanya komitmen pimpinan daerah dalam melaksanakan program ini sampai selesai.

Baca Juga  Kabur Saat Pelatihan di BLKLN Jatim, CPMI Asal Lotim Alami Patah Tulang

Kemitraan dengan PT. PSP dalam penyediaan layanan internet ini merupakan perwujudan program Internet Desa Pintar.

“Kedepannya kami akan membangun komunikasi dengan Pemda dengan memberi kesempatan setiap desa untuk memetik jaringan yang sudah ada kepada semua dusun,” papar Karel kepada wartawan.

Ia mencontohkan, dalam setiap satu juta pengguna jaringan internet dengan rata-rata pengeluaran Rp. 100.000, maka masyarakat Lotim membuang uang ke luar Rp. 100 miliar per bulannya.

“Dalam setahun saja kalau masyarakat Lotim membelanjakan uangnya untuk membeli kuota internet, jumlahnya Rp. 1.2 triliun. Itu artinya hampir sama dengan APBD Lotim,” papar Karel.

Dengan larinya uang masyarakat Lotim ke luar, maka.pertumbuhan ekonomi kian susah. Kehadiran PSP sebagai penyedia layanan internet di Lombok Timur, dapat menyelamatkan uang masyarakat. (wr-dy)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar