Alat Berat Dikerahkan Membongkar Pertokoan Pancor

0
314
Foto : Sejumlah bangunan terpaksa dihancurkan karena akan dijadikan sebagai lokasi RTP pancor. (doc)

LOMBOK TIMUR – Sesuai rencana, pertokoan yang berada di simpang empat Pancor, Kelurahan Pancor Lombok Timur tepatnya di jalan TGKH Zaenuddin Abdul Majid sudah mulai dibongkar pada hari Minggu (16/5).

Tampak sejumlah alat berat diturunkan merobohkan bangunan pertokoan yang menjadi pusat niaga dalam beberapa dekade lalu.

Rencananya, Ruang Terbuka Publik (RTP) ini akan dibangun di tiga titik lokasi, yakni sebelah timur, tengah dan utara.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lotim, Hj. Baiq Miftahul Wasli, SE. M. SI menyatakan, untuk tahun ini, sesuai dengan yang sudah disepakati dengan pihak balai yang sebagai pemilik anggaran, pembangunan RTP ini akan mulai dilakukan dari titik tengah.

Baca Juga  Gubernur NTB Ajak Pemuda Lakukan Perubahan

“Selanjutnya, pada tahun berikutnya, jika tidak ada halangan akan dilanjutkan sesuai dengan rencana awal,” terangnya sembari mengatakan target pembangunan ini selama dua tahun kepada wartawan, Minggu, (16/5).

Miftah menyebutkan, pembangunan ini merupakan program Kotaku, yang sumber pendanaannya dari Kementerian PURP melalui Dirjen Cipta Karya, yang pelaksana tekhnisnya ialah balai wilayah.

Foto : Begini penampakan design RTP Pancor yang akan dibangun selama 2 tahun. ( doc/Sid)

Secara keseluruhan ditahun 2021 ini, kata dia, anggaran Kotaku berjumlah Rp. 14 miliar. Sedangkan untuk pembangunan RTP ini khususnya di titik tengah yang akan dibangun terlebih dahulu tersebut anggarannya mencapai Rp. 2,5 miliar.

Baca Juga  Diduga Hasil Hubungan Gelap, Bayi Tak Berdosa Dibuang di Sungai Darmasari - Sikur

“Tahap awal dianggarkan sebesar Rp. 2,5 miliar. Penyempurnaan lebih lanjut nanti akan menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” katanya.

Meskipun pembangunan dari pemerintah pusat, sambungnya, tidak menutup kemungkinan Pemkab Lotim juga akan ikut terlibat dalam melanjutkan pembangunan tersebut.

“Selebihnya kita akan rencanakan, karena mereka (Pempus,red) kan programnya satu tahun. apakah dari APBD nanti untuk berikutnya, insya Allah kita akan lanjutkan,” tandasnya. (wr-sid)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar