Amankan Natal dan Tahun Baru, Polres Lotim Apel Gelar Pasukan

0
143

Selong, Warta Rinjani – Pengamanan Hari Natal dan Tahun Baru 2020 Polres Lombok Timur, menggelar apel Pasukan dilapangan Mapolres Lotim, Kamis (19/12).

Kegiatan Apel gelar pasukan melalui Operasi lilin Gatharin dilaksanakan selama 10 hari dimulai Senin, 23 Desember 2019 hingga Rabu, 1 Januari 2020.

Fokus pengamanan dalam operasi lilin tersebut adalah 61.308 titik obyek di seluruh indonesia.Titik pengamanan vital yang dilakukan adalah di gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun KA dan bandara.

Kapolres Lotim AKBP Ida Bagus Winarta S. IK dalam sambutannya menyatakan, operasi lilin Gatharin melibatkan 191.807 personil pengamanan gabungan yang terdiri dari 121.358 personil polri, 17.190 personil TNI serta 55.259 personil gabungan instansi terkait.

Baca Juga  Sandiaga Uno: Pacoa Jara, Magnet Pariwisata NTB yang Mendunia

Kekuatan personil tersebut akan di tempatkan pada 1.792 titik pos pengamanan,745 titik pos pelayanan dan 45 titik pos terpadu strategi yang diterapkan yaitu dengan mengedepankan tindakan pre emtif, preventif dengan didukung kegiatan Intelijen berupa deteksi dini dan deteksi aksi serta penegakan hukum.

Masih kata Kapolres Lotim, berdasarkan prediksi Intelijen terdapat 12 potensi kerawanan yang harus diantisipasi diantaranya, aksi terorisme, kejahatan konvensional, sweeping ormas, kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi. Selanjutnya, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi, balap liar, serta kebakaran akibat petasan dan pesta narkoba atau miras.

Baca Juga  Dinas PTSP Lotim Tempati Posisi 3 Nasional

Oleh sebab itu, Ida Bagus Winarta menekankan bahwa setiap personil tetap menjaga kesehatan serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME.

“Pastikan setiap personil hadir sesuai dengan plotingan serta paham terhadap tugas dan tanggung jawab.

Serta lakukan deteksi dini dengan memetakan titik-titik kerawanan secara tepat dan optimalkan penggalangan untuk mencegah aksi yg meresahkan masyarakat.

Selanjutnya, melaksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik serta tingkatkan kewaspadaan pengamanan melalui penerapan Buddy System. Mantapkan kerja sama, sinergi dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan. (cr-yk)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar