Antrean Kendaraan di Pelabuhan Poto Tano Padat Merayap

0
314

SUMBAWA – Penumpukan penumpang disejumlah pelabuhan penyeberangan Tano -Kayangan terjadi pada hari Selasa, (18/5). Antrean penumpang sebagai imbas pelarangan mudik sesuai instruksi pemerintah pusat disusul Surat Edaran (SE) Gubernur NTB yang berlaku mulai tanggal 8-17 Mei 2021.

Ribuan penumpang memanfaatkan moment hari ini Selasa (18/5) untuk kembali pada aktifitas biasanya. Kebanyakan penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan melalui kapal laut dari kalangan pelajar, mahasiswa dan pekerja swasta yang hendak kembali ke rumahnya.

Foto : Penumpang yang tidak memakai masker dan mengalami demam dilokasi antrean parkir didermaga Poto Tano terpaksa di swab oleh petugas medis. (doc/dy)

Tidak hanya kendaraan roda dua, bahkan mobil pribadi, bus angkutan umum serta truk berbadan besar mengantre sejak subuh tadi.
Ratusan kendaraan mengular mencapai 1 km hingga mencapai diluar dermaga Poto Tano.

Kendaraan yang sudah menunggu sejak subuh baru bisa terlayani disiang hari sekitar pukul. 12.00 wita. Demikian pula penumpang lainnya harus lebih bersabarsabar mengantri. Karena kendaraan yang akan menyeberang padat merayap.

Baca Juga  Selain Somasi, ASITA Lotim Minta Rekrutmen BPPD Lotim, Diulang

Syaifuddin salah seorang petugas pengamanan di Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat mengaku jika antrean kendaraan berlangsung sejak tengah malam.
Animo masyarakat yang hendak menyeberang menggunakan jasa kapal laut cukup tinggi.

“Penumpang dari tengah malam saja baru bisa diangkut tadi pagi,” ujar Syaifuddin yang tengah sibuk mengatur arus kendaraan dilokasi parkir dermaga.

Sementara itu, salah seorang calon penumpang juga menuturkan jika ia dan keluarganya sudah menunggu sejak pagi. Tetapi, hingga pukul. 15.00 wita, belum juga berkesempatan mendapat giliran masuk ke lokasi parkir areal dermaga.

“Saya sejak pagi mengantri belum.juga terlayani,” ujar Akmal penumpang asal Sumbawa itu.

Ia meminta kepada pemerintah pusat agar dermaga sandar jumlahnya ditambah lebih dari dua. Saat ini baik Pelabuhan Poto Tano maupun Kayangan hanya memiliki dermaga sandar dua buah.
Padahal, setiap tahunnya jumlah penumpang saat mudik atau liburan lebaran cukup banyak.

Baca Juga  Baznas Lotim Lampaui Target Pengumpulan Zakat Selama Ramadhan

“Setiap tahun kondisinya pasti seperti ini. Jumlah penumpang membludak dikala libur lebaran. Ini yang belum bisa diantisipasi pemerintah. Sebaiknya jumlah dermaga sandar ditambah menjadi 3-4 buah. Sehingga masyarakat dapat terlayani dengan cepat,” pinta Akmal kepada media ini.

Pada kesempatan itu pula disela-sela pemeriksaan petugas medis dibantu personil TNI/Polri melakukan pemeriksaan kepada sejumlah penumpang.
Beberapa orang penumpang diantaranya terpaksa di-swab antigen karena mengalami demam.

Bahkan sejumlah penumpang yang kedapatan tidak memakai masker ikut pula di periksa Tim medis. (wr-dy)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar