Banjir Bandang Terjang Sambelia, Dua RT Terendam

0
197
BANJIR BANDANG: Akibat banjir bandang yang menerjang Dusun Malempo, Desa Obel-obel, ada ratusan jiwa yang kini diungsikan.

SAMBALIA, Warta Rinjani—Banjir bandang kembali menerjang Kecamatan Sambalia Lombok Timur, Minggu (23/2). Banjir ini dipicu akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak pukul 11.00-16.00 Wita.

Akibatnya, dua RT direndam banjir. Dua RT itu yakni RT 01 dan 02 di Dusun Malempo, Desa Obel- Obel.

“Banjir datang mulai pukul 14.30 Wita merendam rumah warga,” kata Ketua RT 01, Saparwadi, Minggu malam (23/2).

Ia mengatakan, banjir bandang ini berasal dari air gunung yang ada di sekitar lokasi. Air yang datang menerjang perumahan warga disebutnya tidak terbendung lantaran debitnya terlampau banyak.

Praktis, semua perabotan warga seperti kulkas, televisi, kompor gas dan lainnya semua terendam. Parahnya lagi, ternak warga juga ada yang ikut hanyut.

Baca Juga  Yuli, Korban Perdagangan Manusia Dipulangkan

Senada, Kawil Malempo, Ahmad Yani mengatakan, ada sekitar 81 rumah yang terendam banjir. Dari kejadian ini ada 200 jiwa dari 59 KK yang terendam. Untuk sementara, mereka ini disebutnya mengungsi di rumah saudara dan kerabat mencari perlindungan.

Tragisnya, banjir bandang ini juga mengakibatkan dua rumah warga jebol. Rumah tersebut merupakan milik Netrawadi dan Asrori.

Sebelaum banjir datang, terangnya, sudah ada sosialisasi dari tim BMKG. Bahwa, akan terjadi hujan lebat pada bulan Februari. 

“Kerugian kita perkirakan ratusan juta. Data riilnya besok kita akan sampaikan ke kecamatan dan instansi terkait,” tegasnya.

Baca Juga  Pilkades Serentak di Lotim Akan Diikuti 122 Calon

Sementara itu, informasi dari berbagai sumber yang dikumpulkan Warta Rinjani menyebutkan, ada sekitar 59 kepala keluarga atau 250 jiwa yang mengungsi akibat banjir tersebut. Hanya saja, data riil masih dalam proses pendataan.

Penyebab banjir diduga lantaran intensitas curah hujan yang sangat tinggi. Di lain sisi, meluapnya air sungai di sekitar juga menjadi pemicu kejadian tersebut.

Pantauan di lokasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim sudah melakukan evakuasi. Badan ini juga telah mendirikan 3 tenda terhadap warga terdampak.

Kondisi sejauh ini masih belum dipastikan akan stabil. Ini karena dalam prakiraan cuaca bahwa intensitas hujan hingga dalam beberapa hari kedepan akan cukup rentan. Karena itu, warga diimbau meminimalisir dampak yang kemungkinan akan terjadi. (pol)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar