Berkas PTSL di Gunung Rajak Nyaris Lampaui Target

0
108
Sekdes Gunung Rajak, Hamzah. (Sulpi/Warta Rinjani)

SAKRA BARAT, Warta Rinjani—Program Pendaftanan Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Gunung Rajak, Kecamatan Sakra Barat nyaris lampaui target. Terpenuhinya target dalam program ini lantaran masyarakat menyadari program itu sangat penting.

Sekretaris Desa Gunung Rajak, Hamzah menjelaskan, program PTSL dari Badan Pertanahan Negara (BPN) Lombok Timur ini sebanyak 1.700. Jumlah ini berlaku di desanya.

“Kita bersyukur desa kita termasuk yang mendapat program PTSL di seluruh desa yang ada di Lombok Timur. Jatah desa kita sekitar 1.700,” terangnya, kepada Warta Rinjani, Kamis, (20/2).

Dari kuota yang diberikan BPN Selong,  pihaknya sudah mengumpulkan berkas sampai Februari ini sekitar 1200 buah bidang tanah. Sementara 500 bidang tanah sisanya dipastikan akan terpenuhi lantaran berkas surat menyurat warga masih belum lengkap.

Baca Juga  Berdayakan Ekonomi Mustahiq, Baznas Lotim Gandeng Instansi Pemerintah

“Target yang 1700 itu akan cepat terpenuhi bila masyarakat sudah lengkap persyaratan berkasnya.
Persyaratannya mudah cukup KTP, KK, surat jual beli serta surat hibah atau bagi waris. Dengan lengkapnya persyaratan berkas bisa memudahkan kami Pemdes untuk mencapai target tersebut,” jelasnya.

Masih kata, Hamzah, kendala yang dihadapi di lapangan lantaran ada warga yang belum kumpulkan berkas. Ini dikarenakan masyarakat belum memahami manfaat dari PTSL ini.

“Disamping surat hibah dan surat jual beli belum ada, mereka juga tidak urus dan kadang orangnya masih di luar negeri menjadi TKI,” terangnya.

Baca Juga  Telkom Indonesia Targetkan Pemasangan Fiber Optik di Mandalika Tuntas September 2021

Terkait masalah biaya, tandasnya, Pemdes sudah menetapkan Perdes yang mengaturnya. Hanya saja tarif yang diberlakukan tidak boleh menarik lebih dari acuan Perbup nomor 27 tahun 2017 tentang biaya pengurusan dokumen tanah.

“Masalah biaya acuannya di peraturan bupati dan kita meminta biaya dari masyarakat ketika sudah keluar sertifikatnya,” ujarnya.

Sesuai regulasi yang ada dan  menjadi acuan, pihaknya dipastikan tidak berani menarik biaya lebih dari Rp 300 ribu.

Harapan dari Pemdes, katanya, agar masyarakat memanfaatkan program PTSL ini dengan sebaik – baiknya dan segera mungkin kumpulkan berkas agar target yang 1.700 buah sertifikat bisa tercapai.

“Tercapainya target tersebut bisa membuktikan bahwa Pemdes Gunung Rajak terus berbuat untuk semua masyarakatnya,” tutupnya. (sul)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar