Bima Finance Klarifikasi Pemotongan Gaji Pekerja

0
172
SEPAKAT: Pihak Bima Finance bersepakat damai dengan karyawannya setelah dimediasi Disnakertrans Lotim. (Hendri Setiawan/Warta Rinjani)

SELONG, Warta Rinjani—Polemik dugaan pemotongan gaji di perusahaan Bima Finance beberapa waktu lalu berujung damai. Ini terjadi setelah dilakukan mediasi oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lombok Timur (27/2).

Kasi PPHI Disnaker Lombok Timur, Subhan Bahtiar mengungkapkan, dugaan pemotongan gaji oleh perusahaan Bima Finance tidak dibenarkan. Ia menilai, adanya kesalahpahaman yang terjadi antara pekerja dengan pihak perusahaan. 

Baca Juga  Bang Zul : Anak Muda Harus Bisa Menyatukan

“Maksud diadakannya mediasi kala itu adalah untuk mencari titik terang persoalan Bima Finance dengan pekerjanya,” jelasnya, Kamis (27/2). 

Subhan menjelaskan, perusahaan hanya boleh melakukan pemotongan diluar gaji dan tunjangan tetap. Namun begitu, jika terjadi pemotongan dalam gaji dan tunjangan tetap, maka dianggap melanggar aturan.

Baca Juga  Kini, Lotim Sudah Berstatus Zona Oranye

Untuk memastikan hal tersebut, Subhan membuat surat pernyataan klarifikasi yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Alhasil, kedua belah pihak telah sepakat dan menandatangani surat perjanjian tersebut.

“Pemotongan itu boleh dilakukan asalkan diluar gaji dan tunjangan tetap. Karena itu kita buatkan surat pernyataan dan sudah disepakati,” jelasnya. (hen)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar