BUMD Harus Datangkan Pendapatan Daerah

0
108
Foto: HM Sukiman Azmy

SELONG, Warta Rinjani—Keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai lembaga bisnis memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah.

Bupati Lombok Timur, Drs HM Sukiman Azmy menyatakan, BUMD harus menjadi pemicu (trigger) yang dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat di daerah. Karenanya, unit bisnis yang dimiliki BUMD sangat erat dengan potensi dan kebutuhan daerah.

“Termasuk juga visi dan misi pembangunan yang diemban. 

BUMD harus menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah di samping penyumbang PAD,” katanya, Jumat (14/2). 

Guna memperkuat keberadaan BUMD, lanjutnya, pemerintah telah melakukan berbagai upaya. Diantaranya investasi melalui penyertaan modal, mendorong pencapaian target dan memacu kinerja BUMD melalui penetapan target PAD.

Pengangkatan  Zainal Abidin selaku Dirut PT Energi Selaparang dan Sukirman SH sebagai Dirut PD Agro Selaparang disebutnya untuk membenahi sistem manajemen yang ada pada dua BUMD Lotim itu. Mengingat sampai saat ini kedua BUMD tersebut belum bisa menyumbang PAD. 

Baca Juga  Gubernur NTB Ajukan Pengembangan Geopark Tambora ke Menparekraf. Bang Sandi : 'Kami Siap Support'

Kedepan diharapkan dapat diperbaiki dan menjadi bahan evaluasi. Karena itu menjadi tanggung jawab direksi dan dewan komisaris, dewan pengawas untuk bekerja secara maksimal. 

“Kita berharap dengan dilantiknya Direksi PT Energi Selaparang dan PD Agro Selaparang akan ada perbaikan baik dari segi pelayanan kepada masyarakat maupun peningkatan pendapatan asli daerah,” harap Sukiman.

Ia juga mengingatkan bahwa ada tiga hal yang perlu digarisbawahi. Diantaranya, sinergi positif antara direksi utama dengan direksi lainnya. Begitu juga dengan dewan pengawas dan karyawan dalam menjalankan operasional perusahaan.

Selanjutnya, sinergi antara dewan pengawas  dengan pemerintah selaku perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam mengontrol jalannya perusahaan. Terakhir, sinergi direksi dengan pemerintah daerah selaku pembina BUMD.

Baca Juga  DBHCHT Triwulan I, Pemkab Lotim Terima Transfer Pusat Rp. 16 Miliar

“Kita juga berharap direksi yang dilantik dapat mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance),” paparnya.

Pengelolaan badan usa milik daerah itu telah diamanatkan pada pasal 92 (2) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 54 tahun 2017. Dimana tata kelola perusahaan yang baik mencakup transparansi, akuntabilias, pertanggungjawaban, kemandirian dan kewajaran.

Sukiman berpesan agar BUMD dapat bekerja, berinovasi, berkreasi dan buatlah perubahan yang positif dengan tetap berpegang pada aturan yang ada. Bukan sekedar memenuhi target, tapi lebih mementingkan pelayanan kepada masyarakat. 
“Karena kepuasan dan kesejahteraan adalah tujuan akhir keberadaan perusahaan daerah itu sendiri bagi masyarakat,,” tandasnya.  (dy)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar