BUMDes ‘Bareng Mele’ Fokus Kembangkan Unit Usaha

0
212

MASBAGIK, Warta Rinjani – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ‘Bareng Mele’ Desa Masbagik Utara Baru, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur akan lebih memfokuskan pada kegiatan unit usaha desa.

Kepala Desa Masbagik Utara Baru, Khairul Ihsan mengatakan, meski perkembangan BUMDes tidak signifikant namun  semangat anggota dan penambahan unit usaha baru akan terus diupayakan keberadaannya. Sehingga, Pemdes berencana akan membangun gedung baru sebagai pusat kegiatan usaha. 

Dikatakan Ihsan, kedepannya pemdes akan mengarahkan BUMDes ke usaha BUMDes Mart, seperti unit usaha ritel modern lainnya. 

“Dalam waktu dekat ini, kita akan buatkan gedung baru yang lebih besar. Karena tempat yang lama tidak cukup menampung tiga unit usaha ini. Apalagi kedepannya akan dibentuk dua unit usaha lagi,” katanya.

Baca Juga  Polres Lotim Amankan Puluhan Preman

Selain itu, tahun 2020 pemdes akan mengganggarkan unit usaha desa yang baru dengan membidik kebutuhan pertanian seperti pupuk. Kebutuhan ini nantinya akan dipenuhi melalui BUMDes.

Tak cukup itu saja, Pemdes akan mendorong ketua BUMDes agar memiliki inovasi-inovasi baru sebagai tambahan unit usaha lainnya sehingga dapat berkembang seperti BUMDes lainnya.

Sementara itu, Bendahara BUMDes ‘Bareng Mele’, Holisatullaili menyebutkan, selama tiga tahun berjalan, tiga unit usaha BUMDes, antara lain unit photo copy, unit perdagangan dan unit simpan pinjam. Namun, satu diantara usaha BUMDes tersebut dinilai kurang berkembang. 

Baca Juga  Baznas Lotim Lampaui Target Pengumpulan Zakat Selama Ramadhan

“Unit simpan pinjam kurang progresif, sehingga nantinya akan kami diskusikan kembali dengan pemdes dan masyarakat setempat. Rencananya kami akan mengalihkan modal tersebut untuk menambah unit usaha baru,” katanya.

Holisatullaili menjelaskan, selama ini BUMDes hanya memperoleh keuntungan sebesar Rp. 30 juta per bulannya. Keuntungan itu dari unit usaha simpan pinjam, photo copy dan sembako.  (cr-hen)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar