Bursa Calon Ketua PWI NTB Bermunculan

0
107
Plt Ketua PWI NTB, Nasruddin saat berpose di samping mobdin Presiden RI. (Special for Warta Rinjani)

SELONG, Warta Rinjani—Konferensi cabang Persatuan Wartawan Indonesia (Konfercab PWI) NTB akan dihelat 28 Februari – 1 Maret 2020 mendatang. Ajang ini diprediksi bakal a lot lantaran sejumlah nama yang digadang-gadang ikut bertarung merebut bursa ketua sudah mulai bermunculan.

Selain petahana, Nasruddin, sosok lain yang memiliki kans untuk merebut kursi yang sama yakni Rudi Hidayat, Jamhur dan Rizal. Konfercab PWI NTB ini berlokasi di wilayah Tete Batu, Kecamatan Sikur, Lombok Timur.

Ketua Panitia Konfercab Nasruddin menyebutkan, sementara ini jumlah peserta yang menyatakan hadir dalam konfercab PWI NTB sebanyak 61 peserta. Namun tidak menutup kemungkinan ada penambahan peserta lain yang mendaftarkan diri baik itu peserta konfercab maupun sebagai peninjau.

Tidak itu saja, wartawan senior nantinya juga dilibatkan. Pelibatan mereka ini bukan sebagai peserta konfercab melainkan memberi kesempatan kepada mereka melakukan aksi sosial berupa penebaran ikan.

Baca Juga  Gubernur NTB Buka Ruang Dialog yang Tertutup Selama 25 Tahun

“Kita berikan penghargaan kepada wartawan ‘toaq’ atau senior untuk dikasi kesempatan berbagi berupa penebaran bibit ikan untuk masyarakat setempat,” kata Nasruddin, Senin (24/2).

Diakui Nasruddin, peserta yang memiliki hak suara dalam pemilihan PWI NTB mendatang berkisar 38-40 orang. Secara eksplisit, nama-nama calon yang ikut kontestasi pemilihan ketua belum terekspos. Hanya saja, secara diam-diam diantaranya sudah menyatakan untuk maju dalam bursa calon ketua.

Sebenarnya, banyak di antara rekan-rekan wartawan sudah terdaftar menjadi anggota PWI NTB. Tetapi belum memiliki ‘kartu biru’ sebagai syarat untuk memiliki hak suara dipilih atau memilih.

Baca Juga  Yuli, Korban Perdagangan Manusia Dipulangkan

“Keanggotaan teman-teman wartawan untuk mendapatkan kartu biru masih dalam proses, sehingga belum bisa memperoleh hak suara. Banyak juga keanggotaan yang sudah kadaluarsa atau yang tidak aktif,” papar Nasruddin.

Terkait status wartawan yang sudah memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai legalitas untuk mendapatkan hak suara, Nasruddin belum bisa membahasnya secara rinci. Wartawan senior RRI Mataram itu akan berupaya mengakomodir wartawan yang sudah memiliki sertifikasi UKW.

Namun dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PWI, tidak tercantum persyaratan UKW sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan hak suara. Tata tertib (tatib) pada rapat pleno mengenai persoalan wartawan yang telah memiliki sertifikat UKW akan dibahas kemudian.

Namun, ia tidak ingin berspekulasi apakah akan disetujui atau tidak. Ini karena konfercab PWI disebutnya harus sesuai dengan AD/ART.

Konfercab PWI NTB akan dihadiri oleh Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Timur, serta sejumlah pejabat lainnya. (dy)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar