Dari Kunker ke Kabupaten Maros, Pengelolaan Bantimurung Bulusaraung Dinilai Berhasil

0
170

SELONG, Warta Rinjani РSaling klaim dalam pengelolaan obyek wisata antara Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) dan Pemkab Lombok Timur menjadi alasan kedua institusi ini mengadopsi sistem pola kerja  Bantimurung Bulusaraung (Babul), Kabupaten Maros, Sulsel dan Balai Taman Nasional Babul.

Kunjungan Kerja (Kunker) Pemkab Lombok Timur dan TNGR ke Kabupaten Maros karena daerah tersebut dianggap mampu meredam konflik pengelolaan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) dalam beberapa tahun terakhir.

Kabag Ekonomi Setda Lotim, Muhammad Azlan SE MAK menegaskan, konflik pengelolaan obyek wisata terutama Joben (Otak Kokoq) di Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur telah berlangsung lama. Bahkan, dalam pengelolaan tersebut, BTNGR mengklaim kepemilikan lahan Pemkab Lotim hanya seluas 13 are. Pengelolaan obyek wisata Joben oleh Pemkab Lotim telah berlangsung sejak tahun 1967.

Baca Juga  Telkom Indonesia Targetkan Pemasangan Fiber Optik di Mandalika Tuntas September 2021

“Konflik Pemkab Lotim-BTNGR yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani sudah menemui titik terang. Sepertinya akan ada kesepakatan dalam upaya bersama-sama mengelola obyek wisata yang masuk dalam kawasan TNGR,” ujar Muhammad Azlan kepada Warta Rinjani, Senin (27/1).

Baca Juga  Sandiaga Uno: Pacoa Jara, Magnet Pariwisata NTB yang Mendunia

Bahkan kata Azlan, Pemkab Lotim akan diberikan pengelolaan seluas 100 hektar oleh BTNGR dengan sistem bagi hasil. Kerjasama ini sebagai bentuk ‘win-win solution’. Di mana hasil dari pendapatan obyek wisata tersebut sebagian masuk dalam retribusi daerah dan sebagian lagi masuk dalam Pendapatan Nasional Bukan Pajak (PNBP).

“Pola kerja sama Pemkab Maros dan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (Babul), patut dicontoh karena dianggap berhasil dalam sistem pengelolaan obyek wisatanya,” ujar Azlan yang didampingi Kepala Bagian Kerjasama Pemkab Lombok Timur, H.Hadi Fathurrahman. (dy)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar