Desa Danger Disambangi DPMPDK NTB

0
91

MASBAGIK, Warta Rinjani—Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil NTB melalui Kepala Bidang Pengembangan Sumberdaya Alam dan Teknologi Tepat Guna menyambangi Desa Danger Kecamatan Masbagik Lombok Timur. Kunjungan ini untuk melihat alat pengolahan sampah menjadi biogas.

Kepala Bidang PSDA dan TTG Dinas PMPDK NTB, H Sahnan mengatakan, alat pengolahan sampah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan temuan dan inovasikan Pemerintah Desa Danger. Temuan dan inovasi ini perlu diperhatian Pemprov NTB.

“Kita ingin melihat bagaimana proses pembuatan minyak dengan alat yang begitu sederhana ini, supaya kedepannya menjadi perhatian,” jelasnya, sepekan lalu.

Pihaknya mengaku mengapresiasi temuan inovasi itu. Dari temuan itu kedepan sampah bisa diminimalisir sehingga berdampak ekonomis bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga  NTB Care, Wujud Keterbukaan Informasi Publik

“Luar biasa bagus, perlu kita apresiasi temuan Pemerintah Desa Danger,” jelasnya.

Lebih jauh Sahnan mengatakan, prospek kedepan mesin pengolah sampah ini begitu positif. Dari mesin ini diharap bisa menjadikan Desa Danger lebih maju.

Sementara itu, Kepala Desa Danger Kaspul Hadi mengatakan, alat penyulingan bahan bakar minyak (BBM) ini merupakan salah satu inovasi yang dibuatnya dalam menangani masalah sampah.

“Mesin pengolah sampah ini inovasi untuk mengurangi sampah dan mendukung program zero waste,” jelasnya.

Lebih jauh Kaspul berkeyakinan bahwa dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat sewaktu-waktu akan dihentikan. Karena itu, sebelum disetop pihaknya mulai berfikir membuat inovasi yang bisa mendatangkan Pendapatan Asli Desa (PAD)  bertambah dengan prinsip membangun desa. 

Baca Juga  IKLAN

“Kalau kita tidak berfikir mulai saat ini kapan lagi kita akan membangun desa,” jelasnya.

Kaspul menyatakan, jika hanya sekedar membangun rabat talud, sepuluh desa sanggup dipimpinnya. Namun yang lebih penting dikerjakan memimpin desa aadalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Masih banyak para pemuda-pemuda yang belum memiliki pekerjaaan, tidak bersekolah dan banyak yang menjadi pengangguran. Lewat program inovatif lah mereka akan bisa mendapatkan haknya,” jelasnya. (cr-yk)

Berita dan Photo : Hairul Subawaih/Warta Rinjani
Berita Photo : “KUNJUNGAN” Pemerintah Desa Danger, Kecamatan Masbagik ketika dikunjungi Dinas PMDPK NTB terkait inovasi mesin pengolah sampah di desa itu.

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar