Dishub Lotim Ancam Cegat Warga yang Nekad Mudik

0
505

LOMBOK TIMUR – Terkait larangan mudik, Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Timur bakal mencegat warga yang nekad melakukan perjalanan ke luar daerah. Pencegatan itu dilakukan menindak lanjuti intruksi dati tim Satgas Covid -19 Pusat, Kementerian Perhubungan dan Bupati Lombok Timur.

Kepala Dishub Lotim, Purnama Hady menyatakan, pihaknya akan terus konsisten sesuai dengan intruksi pimpinan, sehingga masyarakat yang akan mudik ke luar daerah akan dicegat keberangkatannya, sebelum atau pada hari H- lebaran nanti.

“Bagi ASN maupun masyarakat yang ada di luar daerah dan ingin mudik, kita akan cegat dia,” terang Purnama Hadi kepada wartawan, Senin, (26/4).

Baca Juga  Baznas Lotim Lampaui Target Pengumpulan Zakat Selama Ramadhan

Bagi masyarakat yang berada diluar daerah Lotim dan akan masuk ke wilayah Lotim secara bergerombolan, nantinya akan dipaksa balik ke daerahnya dan tidak dizinkan untuk mudik dulu.

Untuk masyarakat yang ingin mudik antar Kabupaten yang ada di pulau Lombok, ia tidak mempermasalahkannya selama masyarakat tersebut tidak bergerombolan dan berkerumunan.

“Kalau antar kabupaten saya rasa tidak ada masalah, tapi kalau masyarakat kita yang mau keluar pulau kita akan cegat tidak boleh mereka ke luar pulau,” katanya.

Baca Juga  Gubernur NTB Ajukan Pengembangan Geopark Tambora ke Menparekraf. Bang Sandi : 'Kami Siap Support'

Adapun untuk pelayanan di pelabuhan kayangan sendiri akan tetap dibuka. Namun, pelayanannya akan diperketat dan dilakukan pembatasan.
Pembatasan itu dimulai tanggal 16-17 Mei mendatang. Semua armada yang mengangkut penumpang akan dihentukan pemberangkatannya.

“Nanti kita akan bekerjasama dengan ASD Pelabuhan Kayangan, untuk tetap melakukan penyekatan dan pembatasan, jangan sampai terjadi gerombolan kerumunan masa itu yang kita hindari,” tandas Purnama Hadi. (wr-sid)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar