Dugaan Korupsi Dermaga Labuhan Haji, Kejari Lotim Periksa Mantan Bupati Lotim

0
457

LOMBOK TIMUR, wartarinjani.net – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur nampaknya tidak main-main dalam dugaan korupsi pengerukan Dermaga Labuhan Haji, Lombok Timur tahun 2016 silam.

Kini, giliran Mantan Bupati Lombok Timur Moh. Ali Bin Dachlan dipanggil kembali oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lotim guna penyelidikan lebih dalam terkait Kasus dugaan korupsi dermaga Labuhan Haji, pada Kamis (11/2) kemarin.

Dalam melakukan proses penyidikan lebih lanjut, Kejari Lotim sudah melakukan ekspose di Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan sudah melakukan gelar perkara.

“Jadi kita tinggal tunggu kelanjutannya seperti apa, yang jelas kami tidak main-main dalam perkara ini,” terang Kepala Kejari Lotim Irwan Setiawan Wahyuhadi, SH MH. (12/2).

Baca Juga  Pemerintah Lebih Lalai Bayar Pajak Ketimbang Masyarakat

Dalam masa penyidikan, imbuhnya, pihak Kejari Lotim saat ini belum bisa memberikan informasi secara detail. Dan saat ini, tim penyidik Kejari Lotim tengah berkonsentrasi untuk mengungkap siapa dalang dibalik kasus korupsi demaga Labuhan Haji.

Mantan bupati Lotim Ali BD usai diperiksa penyidik Kejari Lotim. (foto/Sid)

Sementara itu, Moh Ali Dachlan mengatakan kasus ini patut untuk diungkap, sehingga dengan terungkapnya kasus ini,  masyarakat tahu siapa yang dibalik semua ini.

Baca Juga  Sandiaga Uno: Pacoa Jara, Magnet Pariwisata NTB yang Mendunia

“Saya kira bagus ya, biar kita semua tahu siapa yang mengambil uang negara terus tidak melakukan pengerukan,” kata Ali Bin Dachlan.

Ali BD tetap mengelak dituduh terlibat atas kasus korupsi pengerukan dermaga tersebut. Walaupun pada saat itu, proyek pengerukan dermaga itu dilakukan pada saat dirinya masih menjabat sebagai Bupati Lotim periode 2013-2018.

“Saya tidak ada keterlibatan, kan yang melakukan semua itu dinas,” kata Ali BD lagi-lagi membantah. (wr-sid)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar