Gadis Dibawah Umur Dicabuli Kakek

0
249

SELONG, Warta Rinjani – Unit PPA Satreskrim Polres Lombok Timur berhasil mengamankan Asmaul Husna (53) pada Sabtu (28/12). Kakek asal Dusun Dasan Bagik Barat, Desa Aikmel Timur, Kecamatan Aikmel Lombok Timur itu diamankan karena dugaan pencabulan.

Korban aksi bejatnya adalah gadis di bawah umur yakni SH (14) yang masih berstatus sebagai pelajar kelas 2 SMP. Buntut kelakuannya, Asmaul Husna kini tengah dalam pemeriksaan petugas unit PPA Satreskrim.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP Made Yogi Purusa Utama saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Ia mengatakan, penangkapan terhadap AH berawal dari laporan Siti Zulaeha yang merupakan bibi korban. Dia mendapat informasi dari warga sekitar bahwa korban sering ke rumah tersangka AH pada saat magrib.

Baca Juga  Kerap Beraksi di Lotim, Dua Pelaku Spesialis Jambret Diringkus

Made Yogi pun menuturkan sesuai keterangan korban bahwa pencabulan itu terjadi berawal ketika korban hendak meminjam uang kepada tersangka. Korban SH diberikan, namun malangnya, Ia disetubuhi terlebih dahulu.

“Kejadian itu berlangsung sebanyak empat kali,” tutur Kasatreskrim Polres Lombok Timur yang dikenal ramah itu.

Menurut cerita warga, menyitir laporan bibi korban, SH kerap diberi uang oleh tersangka. Bahkan sang bibi pun mengakui bahwa ada perubahan bentuk fisik serta cara berjalan korban.

Mendengar cerita tersebut, Siti Zulaeha, bibinya korban menanyakan langsung kepada SH terkait cerita warga tersebut, namun tidak dijawabnya. Tidak lama berselang, korban pun akhirnya memberitahukan kepada sang bibi dengan cara menulisnya di selembar kertas. Diakuinya, korban kerap datang ke rumah tersangka.

Baca Juga  Dikes Lotim Usulkan Tambahan Tenaga Honda

Kedatangannya hanya sekedar meminjam uang. Namun ia diperlakukan tidak sopan. Dari keterangan korban, ia terpaksa melayani nafsu bejat tersangka karena diancam akan dimintai ganti rugi uang yang sudah diberikan sang kakek.

“Saat ini tersangka sudah diamankan di Polres Lotim dan korban sudah dilakukan visum,” kata Made Yogi.

Tersangka dijerat dengan pasal kekerasan seksual terhadap anak/pasal 81 Undang-Undang RI nomor 35/2014 perubahan atas Undang-Undang RI nomor 23/2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara. (dy)

DIPERIKSA: Korban dugaan pencabulan (SH) sedang dimintai keterangannya oleh aparat kepolisian terkait pencabulan yang dilakukan AH (53)
Photo dan Berita : Suhaidy/Warta Rinjani

Baca Juga berita Polres Lombok Timur dan update berita lainnya dari Suhaidy/Warta Rinjani

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar