Hujan Di Selong Bikin Banjir dan Tanggul Ambrol

0
141

SELONG, Warta Rinjani—Hujan lebat yang mengguyur Kota Selong dan sekitarnya menyebabkan dampak serius. Hujan dengan intensitas cukup tinggi dan lama itu menyebabkan banjir dan tanggul ambrol.

Di Pancor Lauq Masjid, Kelurahan Pancor misalnya. Pemukiman padat penduduk ini tak luput dari serangan banjir. Air yang menggenangi rumah warga nyaris sampai lutut orang dewasa.

“Tumben-tumben tahun ini selama saya tinggal dan dilahirkan di Pancor, baru kali ini genangan air seperti ini,” keluh pemilik akun facebook Abu Afqohi Farid, asal Pancor Lauq Masjid, Kamis (30/1).

Akun dengan pemilik nama asli Muslihuddin ini menyebutkan, banjir yang terjadi menyebabkan sejumlah rumah warga tergenang. Genangan tidak saja di halaman rumah, tapi juga masuk ke rumah warga.

Baca Juga  Wagub NTB Minta Dukungan Akademisi Sukseskan Revitalisasi Posyandu

Khusus di rumahnya, genangan sampai ke kamar kos-kosan miliknya.

Begitu juga dengan pemilik akun facebook, Kamil Lombok. Dalam beranda statusnya menyebutkan, banjir yang terjadi di Lauq Masjid ini telah memasuki rumah warga. Bahkan, dalam sejumlah foto yang diunggahnya, air dalam skala signifikan menggenangi kamar rumah warga.

Tak hanya banjir, hujan juga menyebabkan ambrolnya tanggul pembatas Puskesmas Selong. Tanggul yang ambrol itu sekitar 15 meter.

Buntut ambrolnya tanggul itu menyebabkan 9 unit sepeda motor tertimbun. Secara kebetulan, motor-motor itu diparkir di atas tanggul yang jebol tersebut.

Baca Juga  Dikbud Lotim Respon Positif Aturan Pernikahan Dini Dikalangan Pelajar

“Tapi hanya 6 motor yang berhasil diangkat, sedangkan 3  lainnya masih berada dalam timbunan longsor,” ucap Babinsa Sandubaya, Lalu Muhammad Fauzi.

Beberapa warga yang ditemui di lokasi, meminta kepada pemerintah agar sigap memberikan informasi kepada masyarakat terutama daerah rawan longsor. Pemerintah perlu memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk dapat melakukan deteksi dini dan cegah dini paska musim penghujan khususnya di wilayah rawan longsor.

Tak lama berselang pasca longsor, petugas dari gabunagn dari Satpol PP, BPBD dan Tim SAR melakukan evakuasi terhadap motor-motor yang tertimbun. Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. (cr-yk)

Berita & Photo : Hairul Subawaih/Warta Rinjani
Berita Photo : “EVAKUASI” Petugas gabungan saat mengevakuasi kendaraan yang tertimbun pasca longsor.

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar