Jalan Rusak, Masyarakat Wakan Tanam Pisang

0
111
PROTES: Sejumlah warga memprotes kerusakan akses jalan di Sukaraja, Dusun Tuping, Desa Wakan Kecamatan Jerowaru. (Saipul Yakin/Warta Rinjani)

JEROWARU, Warta Rinjani—Sejumlah masyarakat menggelar protes di jalan raya dengan menanam pohon pisang. Protes ini dialamatkan ke pemerintah lantaran buruknya akses jalan di tempat itu.

Aksi protes ini terjadi tepatnya di  Sukaraja, Dusun Tuping, Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Protes tersebut dilakukan lantaran jalan tersebut rusak parah. 

“Kita hanya melakukan penanam pohon pisang sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan,” kata salah seorang warga, Muhrim, Sabtu (22/2).

Baca Juga  Hari Donor Darah se Dunia : UTD Dapat Mensuplai Kebutuhan Darah di Lotim

Ia mengklaim, aksi yang dilakukan tersebut hanya aksi damai. Aksi dilakukan karena kondisi jalan di Wakan ini sudah parah. Kerusakan yang terjadi hingga sepanjang 6 km.

Menurut Muhrim, 3 km tersebut merupakan jalan wisata menuju wisata Saung di Desa Wakan. Padahal jalan itu dikerjakan pada tahun 2014 lalu dan tidak pernah dilakukan perbaikan.

Baca Juga  DBHCHT Triwulan I, Pemkab Lotim Terima Transfer Pusat Rp. 16 Miliar

“Camat Jerowaru langsung respon. Melalui Polsek Jerowaru, Pak Camat menyampaikan jalan tersebut sudah masuk prioritas untuk dikerjakan tahun ini,” ucapnya. 

Terpisah, Camat Jerowaru, Jumase mengatakan, ia mendpatkan informasi dari Polsek Jerowaru terkait aksi penanam pohon pisang oleh masyarakat Wakan. “Tapi sudah saya sampaikan ke Polsek, bahwa jalan itu tinggal di eksekusi oleh PU. Jadi ia berharap masyarakat setempat bersabar dan tenang,” tandasnya. (pol)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar