Jatah Rekruitmen CPNS-PPPK Lotim Hanya 509 Orang

0
88

LOMBOK TIMUR – Pupus sudah asa guru honorer eks Kategori (K-2) Lombok Timur untuk mendapat jatah kuota tambahan dalam rekruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) tahun ini.

Pasalnya, usulan penambahan kuota formasi PPPK yang diajukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim tersebut ditolak oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur, Salmun Rahman mengatakan, ditolaknya usulan penambahan kuota PPPK tersebut, karena saat ini sudah tidak dalam proses penetapan, melainkan sudah proses pelaksanaan tes.

Baca Juga  PT GTI dan Pemprov NTB Sepakati Pokok-Pokok Addendum Kontrak Perjanjian Produksi

“Jumlah penetapan formasi itu menjadi kewenangan Kemenpan-RB dan ikjtiar kita untuk mendapatkan kuota tambahan tidak bisa kita harapkan untuk tahun 2021 ini. Karena tidak bisa dirubah lagi untuk penetapannya,” terang Salmun kepada wartawan, Selasa, (8/6).

Pihak Kemenpan-RB pun meminta Pemkab Lotim agar usulan tersebut di usulkan kembali pada tahun 2022 mendatang.

Jumlah formasi yang didapatkan masing-masing daerah sesuai dengan formasi yang sudah diajukan oleh daerah itu sendiri. Akan tetapi kata dia, usulan tersebut diusulkan sesuai dengan format yang sudah diberikan oleh Kemenpan-RB yang berisikan jumlah formasi bukan jumlah orang atau nama.

Baca Juga  IKLAN

“Terjadi mis-nya disana, itulah sebabnya saya berangkat dari pengalaman ini, sehingga ini menjadi pelajaran buat kami juga. Sehingga kami akan lebih awal untuk mendata mereka. Terus terang saja, kami juga prihatin dan kecewa tidak bisa membantu eks K2 ini,” papar Salmun.

Untuk diketahui, jatah kuota PPPK Lombok Timur tahun 2021 407 dan CPNS 102. Sehingga total rekruitmen untuk PPPK dan CPNS menjadi 509 orang. (wr-sid)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar