Kadis LHK: Sampah Daur Ulang Punya Nilai Ekonomis

0
95

SELONG, Warta Rinjani – Sampah bukan saja menimbulkan persoalan ditengah masyarakat, tapi bisa berdampak buruk bagi lingkungan. Bila keberadaan sampah ditangani dengan maksimal dan dimanfaatkan untuk kepentingan industri kreatif, akan melahirkan inovator-inovator baru.

Sampah bukan sekedar barang bekas lalu dibuang, tetapi ditangan komunitas peduli sampah di Lombok Timur, menjadi barang yang bernilai ekonomis. Bahkan, bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah.

Hal inilah yang digagas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Lombok Timur, H.Marhaban, ST, saat menunjukkan kreasi para komunitas Peduli Sampah yang tergabung dalam Komunitas Bank Sampah.

Menurut Marhaban, kebijakan Bupati Lombok Timur bahwa setiap desa harus memiliki pengelolaan sampah yang dianggarkan dari dana desa sebaiknya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Baca Juga  Polres Lotim Gelar Upacara Sertijab Perwira

“Masing masing desa bisa membuat Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Kita sarankan agar memilih sampah yang bisa memiliki nilai jual seperti plastik bekas, mengingat dampak ekonomisnya bisa didaur ulang menjadi perabot rumah tangga,” ujar Marhaban saat dikonfirmasi Warta Rinjani diruangannya sembari menunjukkan sebuah kursi hasil kreasi komunitas sampah.

Ia menggugah kreativitas warga dalam memilah sampah organik maupun an organik hingga bernilai ekonomis tinggi dan dapat dijual.

Baca Juga  Warga Kembang Kerang Daya Terima Bantuan Mahyan dan Jamban Keluarga

“Harga sampah plastik saat ini Rp.2500/kg, Bank sampah kini telah bekerjasama dengan pegadaian bahkan untuk naik haji bisa dibayar dengan sampah.

Seperti yang telah dilakukan oleh Komunitas-Komunitas Bank Sampah. Dan hingga saat ini terdapat 62 Komunitas peduli sampah di Lombok Timur,” sebutnya.

Marhaban juga menghimbau kepada warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap sampah tersebut.

Karena sampah bukan hanya barang buangan, tapi bisa menjadi uang. “Tinggal keinginan masyarakatnya apakah mau atau tidak untuk berbuat,” kata mantan Kadis PU tersebut. (cr-jhon)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar