Kasus TKW asal Lotim Ditutup?

0
135

LOMBOK TIMUR – Masih ingat, kasus Yuli Handayani salah seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Suralaga, Lombok Timur yang bekerja di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

Sekarang, pemerintah RI menganggap kasusnya sudah ditutup lantaran ada kesepakatan bersama antara Yuli Handayani dengan KBRI untuk Abu Dhabi.

Menurut Kepala Bidang Penempatan Pelatihan Tenaga Kerja (PPTK) Disnakertrans Lombok Timur, M. Hirsan, berdasarkan surat dari Konsulat Jendral RI di UEA bahwa persoalan kasus Yuli Handayani dianggap sudah selesai, karena adanya surat pernyataan yang sudah ditandatangani yang bersangkutan untuk mengurus kepulangannya sendiri.

Baca Juga  Hari Donor Darah se Dunia : UTD Dapat Mensuplai Kebutuhan Darah di Lotim

“Dia minta bekerja kembali disana sambil mencari uang untuk mengurus kepulangannya sendiri. Pun pihak KBRI mencarikannya pekerjaan,” terang Hirsan kepada wartawan, Rabu, (19/5).

Hirsan mengakui tidak mengetahui persis bagaimana proses didalamnya secara detailnya. Pastinya, pihaknya akan memberikan surat kepada pihak keluarga yang bersangkutan. Hal itu dilakukan guna menindaklanjuti surat yang diterima dari konsulatnya sendiri.

“Akan kami sampaikan kepada keluarga, persoalan Yuli Handayani ini dianggap selesai oleh pemerintah, karena atas dasar dan inisiatif Yuli sendiri untuk mengurus dirinya sendiri dan dibuktikan dengan surat pernyataan yang sudah ditandatangani,” katanya.

Baca Juga  Bahas PDAM, LSM LIRA -Anggota Komisi III, Bersitegang
Foto : Kepala Bidang Penempatan Pelatihan Tenaga Kerja (PPTK) Disnakertrans Lombok Timur, M. Hirsan. (doc/Sid)

Pihaknya terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Informasi yang didapatkwn bahwa Yuli Handayani sudah berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Adapun permasalahan utama Yuli Handayani tidak bisa dipulangkan dikarenakan paspor aslinya hilang atau disimpan oleh majikan lamanya.

“Keterangan secara pasti belum kita dapatkan, jadi kita pastikan bahwa paspornya tidak ada pada dia (Yuli, Red). Dengan dasar itulah kepulangan Yuli tertunda,” tandasnya. (wr-sid)

Terimakasih, Silahkan diskusi di kolom komentar